Anggota DPR RI Paryono Terenyuh, Wartawan Senior Karanganyar Suti Hapsoro Enam Tahun Derita Stroke dan Hidup Memprihatinkan

Sabtu, 18/12/2021 - 14:40
Anggota Komisi VIII DPR RI Paryono saat membesuk dan memberikan bantuan di kediaman Suti Hapsoro
Anggota Komisi VIII DPR RI Paryono saat membesuk dan memberikan bantuan di kediaman Suti Hapsoro

Klikwarta.com, Karanganyar - Anggota Komisi VIII DPR RI Paryono mengunjungi kediaman wartawan senior Karanganyar Suti Hapsoro, yang berada di lingkungan RT 02/RW 19 Jalan Wijaya Kusuma Perum Jaten Indah Permai, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (17/12/2021) siang.

Didampingi dua orang stafnya, kedatangan Paryono adalah untuk membesuk dan menyerahkan bantuan berupa sembako juga sejumlah uang kepada Suti Hapsoro. Paryono mengaku terkejut semenjak dirinya mendapat kabar bahwa kondisi kesehatan mantan wartawan Harian Wawasan itu semakin menurun drastis akibat penyakit stroke yang telah diderita Suti sejak enam tahun lalu.

Suti Hapsoro saat ini tinggal bersama kedua anaknya dan menempati rumah kontrakan sederhana dengan kondisi hidup yang hanya seadanya.

Raut wajah menaruh rasa iba tampak pada diri Paryono ketika bertemu langsung dan melihat Suti Hapsoro yang sudah lama ia kenal dan diakuinya sebagai mitra kerja juga seorang sahabat sejak dirinya masih menjadi pengusaha hingga ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar.

Sesekali senyum juga terlihat di wajah Suti Hapsoro dengan suara yang berat memaksakan diri untuk mengucapkan kata - kata menyambut kehadiran Paryono dan sejumlah wartawan dari Forum Jurnalis Karanganyar (FJK) yang juga turut membesuk dirinya.

Mas Suti, begitulah panggilan yang terucap dari politisi PDI Perjuangan itu menyebut nama Suti Hapsoro. Paryono mengatakan bahwa Suti Hapsoro adalah juga sosok wartawan senior yang ia kenal profesional dalam menulis pemberitaan.

"Melihat keadaan Mas Suti saat ini rasanya sangat memprihatinkan. Saya teringat dulu hampir setiap hari berkumpul, sejak saya masih menjadi wirausaha sampai saya menjadi anggota DPRD dan Wakil Bupati Karanganyar. Mas Suti adalah seorang wartawan senior dan profesional", ungkapnya kepada wartawan.

Dalam keprihatinannya, Paryono juga mengaku salut atas diri Suti Hapsoro, terlebih dirinya juga telah mendengar langsung tentang bagaimana perjuangan wartawan senior itu. 

Sebagai ayah, Suti Hapsoro tergolong sosok yang tangguh dan bertanggung jawab. Karena meski penyakit stroke sejak enam tahun lalu telah menggerogoti kesehatannya, Suti tetap memiliki tekad untuk melakukan peliputan membawa nama media barunya, demi bisa menafkahi kedua anaknya.

Namun, setelah kondisi kesehatan Suti Hapsoro semakin melemah dan tubuhnya kini sudah tak lagi berdaya. Adit, anak sulung Suti Hapsoro yang belum lama lulus dari sekolah dan bekerja sebagai karyawan pabrik tekstil yang tak jauh dari tempat tinggalnya, kini lah yang menjadi penopang penghasilan untuk bisa merawat sang ayah bersama Septi, adik perempuannya yang masih duduk di bangku Kelas X di SMK Negeri 1 Karanganyar.

Dihadapan awak korps Forum Jurnalis Karanganyar, Paryono juga mengajak para wartawan untuk ikut ambil peduli atas keadaan yang dialami Suti Hapsoro.

"Kepada teman - teman wartawan yang adalah satu profesi dengan Mas Suti, Saya berpesan agar jangan pernah melupakan sahabat, apalagi sesama wartawan. Marilah kita bersama untuk membantu meringankan beban Mas Suti dan keluarganya. Apalagi Mas Suti masih menempati rumah kontrakan dan sakit, tentunya juga kesulitan penghasilan dan masih punya anak yang masih sekolah. Jadi harus kita beri perhatian dan kita dampingi bagaimana pun keadaannya", ucap Paryono. 

Rencananya, pekan depan Paryono kembali mengajak wartawan Karanganyar untuk kerja bakti bersama membersihkan dan menata seisi ruangan rumah kontrakan Suti Hapsoro. Paryono juga akan memberikan bantuan kasur serta mengisi perabot lainnya untuk keperluan hidup Suti Hapsoro dan kedua anaknya hingga memperbaiki beberapa bagian atap bangunan yang sebagian sudah bocor.

“Rumah akan kita perbaiki, terutama yang mengalami kebocoran. Nanti saya juga akan kirim kasur dan keperluan perabot lainnya yang memang diperlukan", kata Paryono.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Forum Jurnalis Karanganyar (FJK) Beny Suryono mengakui, hingga saat ini pihak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) belum turun tangan untuk membantu langsung salah satu wartawan senior di Karanganyar itu dikarenakan  PWI belum mendapatkan laporan terkait kondisi kesehatan Suti Hapsoro.

Beny Suryono juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Paryono yang telah berkenan datang membesuk dan memberikan bantuan kepada Suti Hapsoro. 

“Sekarang ini Forum Jurnalis Karanganyar juga sedang mengusahakan bantuan berupa kursi roda untuk Mas Suti. Karena melihat kondisi Mas Suti seharusnya berobat, namun tidak mau,” kata Beny.

Beny pun mengaku bahwa ia  sudah berhasil mengusahakan pengobatan gratis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar untuk kesembuhan wartawan senior itu. Hanya saja, apabila tidak dipaksa, terkadang Suti Hapsoro enggan untuk diajak berobat. 

“Terkadang untuk mengajak berobat Mas Suti harus dipaksa. Alhamdulillah pengobatan untuk Mas Suti di PKU Muhammadiyah Karanganyar gratis alias tidak membayar," kata Bendhot, sapaan akrab Koordinator Forum Jurnalis Karanganyar itu.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Related News