Bupati Trenggalek Gerakkan Ekonomi Lokal, ASN Beli Beras Petani Lokal

Rabu, 02/08/2023 - 20:01
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat  kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari

Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengeluarkan surat edaran untuk ASN agar membeli beras dari petani lokal. Dalam hal ini di ungkapkan Bupati Trenggalek pada kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari.

Selanjutnya hal ini dilakukan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bertujuan menggerakkan ekonomi lokal, dengan cara membeli beras petani lokal maka akan tercipta pasar untuk beras beras lokal Trenggalek, "tinggal para petani bagaimana cara menekan ongkos produksi sehingga mereka tidak merugi," ungkap Bupati Arifin, Rabu (2/8/2023).

Lebih lanjut, kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida, bisa disikapi petani dengan membuat pupuk pestisida sendiri, kemudian Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak seluruh Paguyuban Gapoktan se Kabupaten Trenggalek untuk melakukan Studi banding dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Gandusari. 

Menurutnya, menggunakan pupuk kimia bila hasilnya tetap seperti itu itu saja, bahkan membuat tanah semakin keras. Dengan membuat pupuk sendiri menggunakan bahan bahan yang ada disekitar diharapkan ongkos produksi  benar-benar bisa ditekan. "Murah karena bahan bakunya berasal dari limbah yang ada di sekitar kita," bebernya.

Beras merupakan salah satu kebutuhan pokok, sehingga harganya tidak mungkin mahal. Bila harganya mahal tentunya pemerintah akan melakukan upaya-upaya tertentu untuk menekan harga beras ini. Apalagi kenaikan harga beras akan berpengaruh pada inflasi, turunnya saya beli masyarakat akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. 

"Ini teman teman gapoktan saling belajar dengan paguyuban. Jadi syarat belajar bagaimana caranya menghasilkan beras yang kualitasnya baik," cetusnya.

Pihaknya menegaskan, intinya kita juga sosialisasi, selama ini kita sudah membuat surat edaran kepada ASN untuk beli beras kepada petani lokal. Sebenarnya edaran ini dalam rangka menggerakkan ekonomi lokal. Pak Presiden sendiri saja pingin TKDN, produk-produk dalam negeri itu diserap lebih, apalagi ini di level petani. 

Kemudian, kita tahu siapa yang menjamin petani terkait pemasarannya. Mereka kalau tidak kena ijon, harganya juga murah. "Jadi yang harus melindungi pertama kali, kita sebagai abdi negara. Kita yang selama ini digaji oleh rakyat juga harus peduli kepada rakyat dengan membeli beras petani lokal kita," pungkasnya.

(Pewarta : Hardi Rangga)

Berita Terkait