Bupati Trenggalek : Gotong Royong Mengentaskan Kemiskinan

Rabu, 15/11/2023 - 21:10
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat hadir di acara Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (15/11/2023)

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat hadir di acara Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (15/11/2023)

Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) di Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, serta mengajak masyarakat untuk gotong royong dalam mengentaskan kemiskinan, Rabu (15/11/2023).

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, mempunyai program prioritas untuk membantu masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan, yaitu membatu kebutuhannya, ataupun produktifitasnya.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan," di Kabupaten Trenggalek hampir seluruh masyarakat di tempel stiker "rumah tanggap prioritas" dan ini harus dilakukan secara gotong royong," bebernya.

"Jadi kalau ada rumah yang sudah kita tempel striker "program prioritas" mohon dikunjungi setelah dikunjungi misal ada program dari Pemkab, termasuk pemerintah Desa juga harus bisa sinergi dan mensuport," tuturnya.

Selanjutnya, dalam acara Nening Deh di Desa Surenlor, Bupati Trenggalek, menyempatkan diri melihat di Desa Surenlor, sudah ada Dapur Cinta atau belum karena pihaknya berharap di seluruh Desa harus ada Dapur Cinta.

"Jadi saya langsung ngecek tadi 'dapur cinta sudah ada apa belum di setiap desa. Kalau sudah ada, siapa yang melaksanakan, terus sasarannya setiap hari siapa yang mengantar dan berapa kali," ungkapnya.

Hal ini, "karena kita punya komitmen kepada ibu hamil,  khususnya ibu hamil kurang energi kronis. Kemudian bayi dibawah 2 tahun yang masih masuk kategori stunting, intervensi gizinya kita laksanakan," sambungnya.

Pihaknya menegaskan, "kalau Pemerintah Desa ingin di silver Pemerintah Daerah, syaratnya seluruh masyarakatnya harus tanggap terhadap isu kemiskinan ekstrim," tegasnya.

Kemudian, masyarakat Kabupaten Trenggalek kurang lebih 800 ribu, yang mendapatkan program prioritas (di tempel stiker) ada 800 jiwa," jadi kita harus tanggap dalam hal ini," pungkasnya.

Pewarta : Hardi Rangga

Berita Terkait