GSG Desa Tanjung Pandan Kecamatan Kaur Tengah
Klikwarta.com, Kaur - Kurang lebih 20 persen dana desa tahun 2018 Desa Tanjung Pandan Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur digunakan untuk membangun Gudang Serba Guna (GSG). Namun, berdasarkan penelusuran anggota LSM Lipan Jaya, Rabu (13/06) diduga pembangunan GSG tersebut ada kejanggalan.
"Pembangunan GSG menurut kami banyak dugaan kejanggalan mulai dari plafon triplek yang sudah banyak lepas diduga akibat basah terkena hujan, bahkan sudah mulai banyak ngelotok alias lepas, serta kayu reng yang digunakan diduga kuat menggunakan kayu "jelutung" (kayu sele)," kata Edi Baksir Anggota LSM Lipan Jaya
Edi menambahkan, dalam pembangunan GSG tersebut tidak memasang papan merk, sehingga menjadi pertanyaan besar dalam pengelolaan DD tersebut, apa lagi kondisi bangunannya belum 100 % selesai tapi pada Faktanya ibarat bunga "Layu sebelum berkembang" atau sudah banyak yang rusak sebelum di pakai.
"Saya harapkan pihak berwajib untuk mengawasi dan menindak tegas atas dugaan kami," tegas Edi.
Saat Kepala Desa Tanjung Pandan (Epri Yanto) dikonfirmasi via telepon seluler membenarkan bahwa pelafon GSG tersebut sudah banyak yang rusak akibat terkena hujan. Dirinya tidak menyangkal bahwa mungkin ada sedikit kesalahan saat pembangunan gedung tersebut.
(Sulek)








