DPRD Jatim Resmi Usulkan 3 Nama Calon Pj Gubernur Jatim

Sabtu, 02/12/2023 - 09:31
DPRD Jawa Timur resmi mengusulkan tiga nama bakal calon Penjabat (Pj) Gubernur Jatim

DPRD Jawa Timur resmi mengusulkan tiga nama bakal calon Penjabat (Pj) Gubernur Jatim

Klikwarta.com, Jatim - DPRD Jawa Timur resmi mengusulkan tiga nama bakal calon Penjabat (Pj) Gubernur Jatim penganti Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak. Tiga nama yang diusulkan adalah Adhy Karyono Sekdaprov Jatin, Prof Dr Adi Suryanto kini Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, dan staf ahli Kemendagri Komjenpol Drs Tomsi Tohir Balaw Msi. Usulan disampaikan fraksi fraksi dan setujui di sidang Paripurna, Kamis (30/11).

Pimpinan Sidang Paripurna, Achmad Iskandar menyampaikan, DPRD Jawa Timur telah menyampaikan rapat paripurna pemberhentian Gubernur Jawa Timur yang masa akhir jabatannya selesai tanggal 31 Desember 2023. 

“Kita sudah melakukan sidang paripurna pemberhentian gubernur,” kata Achmad Iskandar.

Politisi Partai Demokrat menyebutkan tiga bakal calon penjabat Gubernur Jatim dianggap memenuhui syarat sebagai Pj gubernur. Yaitu pejabat tinggi madya. Selanjutnya ketiga nama usulan ini disampaikan ke Kemendagri.

jatim

Mantan pejabat Pemprov Jawa Timur ini, menyampaikan bahwa diharapkan  penjabat yang dimaksud bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Melalui  keputusan nomor 1.2.1.3/0/KTPS-DPRD/050/2023 tentang Usulan Penjabat Gubernur Jawa Timur. 

Sementara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait mengaku tidak mudah merekomendasikan nama-nama Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, tokoh sekaliber Khofifah adalah sosok nasional yang berhasil memimpin Jatim. 

"Tidak mudah memang bagi Fraksi Gerindra. Karena kita tahu sosok Gubernur Khofifah dan Wakilnya Emil Dardak adalah sosok yang nasional. Beliau berhasil memimpin Jatim dan membuat kebijakan out of the box. Sehingga perkembangan di Jatim juga bagus," katanya. 

Gus Fawait menilai sosok yang pantas menjadi Pj Gubernur harus memahami kebijakan yang dibuat Gubernur Khofifah. Bahkan ikut serta dalam merancang kebijakan-kebijakan Khofifah-Emil. 

"Maka, kami merekomendasikan salah satunya adalah birokrat yang paling sesuai aturan ya Pak Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Apalagi ketua TAPD pasti sangat paham kebijakan-kebijakan yang dibuat," tuturnya.

Selain nama Adhy Karyono, lanjut Gus Fawait, pihaknya juga mengajukan nama seorang jenderal terbaik di tubuh Polri bintang tiga yakni Toni Harmanto. 

Gus Fawait merekomendasikan Toni Hermanto beralasan bahwa tahun 2024 akan menghadapi pemilu terbesar. Pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia berdiri yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada Gubernur hingga Bupati/Wali Kota serentak termasuk Jatim.

"Tentu perlu juga seorang pemimpin Pj yang mampu menjaga stabilitas apalagi kita tahu 2021-2022 menghadapi Covid-19 dan saat ini masih pemulihan ekonomi. Dan pesta ini harus betul-betul dijadikan potensi ekonomi, perputaran uang harus maksimal di Jatim, maka perlu dijaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas," pungkasnya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Reno Zulkarnaen menyebut nama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menjadi satu-satunya nama yang diusulkan Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim sebagai calon Pj Gubernur Jatim pada Sidang Paripurna.

"Fraksi Demokrat mengusulkan satu nama untuk Pj Gubernur yaitu Adhy Karyono," ungkapnya.

Fraksi Demokrat hanya mengusulkan nama Adhy Karyono karena Sekdaprov Jatim ini dinilai memenuhi syarat  kepangkatan sebagai eselon I atau JPT Madya. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2023.

"Secara kepangkatan Beliau memenuhi syarat," pungkasnya. (ADV)

Tags

Berita Terkait