Gudang tempat penyimpanan barang SMP Muhammadiyah Kedungtuban yang atapnya ambrol.
Blora, Klikwarta.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kedungtuban pada Senin (4/8/2025) sekira pukul 21: 00 wib mengakibatkan gudang SMP Muhammadiyah Kedungtuban ambrol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa tersebut diketahui siswa dan guru pada Selasa (5/8/2025) sekira pukul 06:30 wib, saat mereka masuk sekolah.
Suparno kepala SMP Muhammadiyah Kedungtuban menjelaskan ambrolnya atap gudang tersebut dikarenakan atap kayu bangunan yang sudah lama lapuk. Sehingga saat hujan deras disertai angin mengakibatkan atap ambrol.
"Tidak ada korban. Tapi ditaksir kerugian material sekitar 30 juta. Gudang tersebut hanya untuk menyimpan barang bekas yang sudah tidak terpakai," ujar Suparno saat dihubungi wartawan, Selasa (5/8/2025).

Sebelumnya, gudang tersebut dimanfaatkan untuk ruang kelas kemudian UKS dan karena kondisinya memprihatinkan dan rawan ambrol sehingga digunakan untuk gudang.
"Bangunan itu usianya sudah puluhan tahun. Kami berharap Pemkab Blora mensuport baik materiil maupun imaterial. Sehingga gudang tersebut bisa segera diperbaiki. Apalagi gedung disebelahnya juga sudah berbahaya dan rawan ambrol," ujarnya.
Lebih lanjut Suparno juga menjelaskan, ambrolnya atap gudang tersebut tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.
"Alhamdulillah proses belajar mengajar tidak terganggu," ujarnya.
Sementara itu Agung Kades Wado , saat dikonfirmasi membenarkan jika ambrolnya atap gudang tersebut diduga diakibatkan hujan deras disertai angin yang terjadi pada Senin (4/8/2025) sekira pukul 21.30 s/d 00.00 wib.
"Ya memang semalam Wado hujan deras dan angin kencang," ujarnya.
Pewarta: Fajar








