Anggota Basarnas Surakarta melakukan evakuasi terhadap pengemudi truk yang terjepit kabin usai menabrak sebuah warung di Jalan Embarkasi Haji, Desa Gagak Sipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (25/4/2026) dini hari. (Foto: Istimewa).
Klikwarta.com, Boyolali – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Embarkasi Haji, Desa Gagak Sipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (25/4/2026) dini hari.
Sebuah truk bermuatan kelapa hilang kendali hingga menghantam bangunan warung milik warga, menyebabkan sang sopir terjepit di dalam kabin yang ringsek.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk yang dikemudikan oleh Yanto Hendarto (45), warga Padaherang, Ciamis, Jawa Barat, melaju di kawasan Ngemplak sebelum akhirnya oleng ke bahu jalan.
Diduga kuat, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk, sehingga kendaraan tidak terkendali dan menabrak bangunan warung di pinggir jalan. Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan truk mengalami kerusakan parah, yang membuat posisi pengemudi terjepit di antara material kabin.
Merespons laporan dari warga, Kantor SAR Surakarta bergerak cepat dengan mengerahkan Tim Rescue pada pukul 04.30 WIB. Mengingat lokasi kejadian hanya berjarak 3,33 KM dari pos terdekat, tim ahli tiba di lokasi dalam waktu singkat untuk melakukan prosedur penyelamatan.
Humas Kantor SAR Surakarta, Aditya, mengonfirmasi bahwa penanganan korban memerlukan teknik ekstraksi khusus karena kondisi kabin yang menjepit tubuh korban.
"Kami memberangkatkan satu tim rescue dengan peralatan ekstrilkasi lengkap untuk mengevakuasi korban yang terjepit. Fokus utama kami adalah mengeluarkan korban dengan aman dan cepat," jelas Aditya.
Dalam upaya menyelamatkan nyawa korban, proses evakuasi melibatkan koordinasi intensif antarunsur SAR, yang terdiri dari
Kantor SAR Surakarta, Polsek Ngemplak, Damkar Surakarta, relawan dan masyarakat setempat
Tim penyelamat menggunakan unit Rescue Car Double Cabin yang dilengkapi dengan peralatan pemotong logam (ekstraksi) serta perlengkapan medis darurat (First Aid Kit) untuk memberikan pertolongan pertama selama proses evakuasi berlangsung.
"Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Kami kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap waspada dan segera beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan yang fatal," tandas Aditya.
Pewarta : Kacuk Legowo








