Nampak salah satu rumah terendam banjir
Klikwarta.com - Beberapa rumah warga di perumahan Pondok Kharisma Permai RT 20 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu terendam banjir, Minggu (09/09/2018).
Banjir yang disebabkan hujan lebat sejak pukul 15.00 WIB hingga malam ini cukup membuat warga setempat panik. Warga pun bergotong royong mengecek siring agar air bisa mengalir. Namun tak ada siring yang tersumbat. Ternyata siring resapan air tak mampu menampung aliran air hujan.
Dilansir Berandang.com, Mawan, salah satu warga perumnas yang terkena musibah banjir mengeluhkan pihak Develepor. Menurutnya, pihak pengembang hanya membuat kanal kecil untuk penyerapan air. Sedangkan diujung kanal tidak terhubung lancar hingga kealiran sungai.
“Siring yang dibangun developer kecil pak, semenjak dua tahun menghuni disini, tak terhitung lagi terkena banjir bila turun hujan dengan intensitas tinggi” kesal Mawan.
Danial, warga perumnas yang juga terkena dampak banjir berharap agar ada penanggulangan dari Pihak Pemerintah dan Pengembang.
“Saya berharap agar pengembang memikirkan nasib warga, jangan hanya mencari untung dan mengabaikan kenyamanan warga yang sudah membeli rumah”. Harap Danial yang bekerja dikonsultan Dana Desa.
Warga turut mengancam, bila tak ada pelebaran siring, mereka tak mau melanjutkan angsuran. Salah satu tokoh yang enggan disebutkan namanya sudah berkonsultasi dengan warga untuk melakukan aksi demonstrasi di kantor Developer dan dinas PUPR Kota Bengkulu.
Untuk diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Menteri Permukiman Dan Prasarana Wilayah Nomor: 403/KPTS/M/2002 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Rs SEHAT). Dalam aturan tersebut, pihak pengembang harus membangun sesuai spesifikasi dan prasarana umum. (*)








