Pelatihan penyelamatan air (water rescue) pada laka laut di Pantai Jakat Bengkulu.
Bengkulu Tengah, Klikwarta.com - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan untuk penanggulangan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) bekerjasama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) mengadakan pelatihan tanggap darurat bencana kepada puluhan kepala desa beserta perangkatnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Tengah, Aminuddin mengatakan pelatihan tanggap darurat bencana ini dilakukan selama 2 hari, dimulai sejak Kamis (02/03) kemarin dan berakhir pada hari ini Jumat (03/03).
"Pelatihan diikuti 50 peserta dari 22 desa di Bengkulu Tengah, terdiri dari Kepala Desa dan perangkatnya," ujar Aminuddin saat memantau latihan penyelamatan air (water rescue) pada laka laut di Pantai Jakat Bengkulu.
Dia mengatakan, tidak semua desa di Bengkulu Tengah mengikuti pelatihan. Hanya desa-desa yang rentan atau sering mengalami bencana.
"Selama pelatihan kita ajarkan tentang manajemen penanggulangan bencana, prosedur penyelamatan air (water rescue) pada laka laut, serta pengisian asasment darurat bencana. Tujuannya, agar para peserta bisa melakukan pencegahan awal terjadinya resiko pada para korban ketika terjadi bencana alam," katanya.
Sementara disampaikan Kepala Desa Genting, Kecamatan Bang Haji, Nasrun, dirinya mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan pelatihan tersebut. "Ini sangat bermanfaat bila sewaktu-waktu terjadi bencana. Tentu bermanfaat juga bagi warga saya," singkatnya.
Senada disampaikan Kepala Desa Talang Donok, Kecamatan Bang Haji, Muhamad Atik, dirinya berterimakasih atas adanya pelatihan tanggap bencana tersebut. "Saya sangat berterima kasih atas pelatihannya dan pemberian peralatan serta kelengkapan tanggap bencana dari Basarnas. Ini sangat bermanfaat dan semoga bisa kami sosialisasikan dengan baik terhadap warga desa kami nanti," katanya. (RO)








