Dua Pelaku dan Satu Penadah Mesin Pompa Air Diringkus Polisi

Selasa, 29/09/2020 - 01:06
Dua Pelaku dan Satu Penadah Mesin Pompa Air Diringkus Polisi
Dua Pelaku dan Satu Penadah Mesin Pompa Air Diringkus Polisi

Klikwarta.com, Sumsel - Dua tersangka pelaku tindak pidana kejahatan pencurian dan satu tersangka pelaku pembeli atau penadah ditangkap anggota kepolisian Buay Madang Timur (BMT ).

Masing-masing tersangka yakni De (18) dan Ri (21), keduanya warga Desa Sumbermulyo, kecamatan Buay Madang Timur kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku) Timur, berdasarkan laporan korban ,laporan polisi:LP-B/12/IX/2020/SUMSEL/OKUT/SEK BMT.Tanggal 15 September 2020, keduanya ditangkap di rumah masing-masing pada hari Selasa (22/09/2020) dini hari.

Kapolres OKU Timur, AKBP Dalizon melalui kasubag Humas Iptu Hamdan membenarkan kejadian dan penangkapan dua tersangka pelaku dan satu tersangka penadah atau pembeli.

"Berbekal laporan dan informasi dari masyarakat sekitar serta hasil penyelidikan yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskr Bripka Wiyono pelaku dapat di tangkap beserta barang bukti yang kini sudah di amankan", ujarnya Rabu (23/09/2020) sekira pukul 09.30 wib melalui via telvon.

Lanjutnya, kedua tersangka pelaku mengakui segala apa yang telah diperbuatnya dan juga mengakui barang hasil curiannya berupa mesin pompa air sudah di jual.

"AF (30) warga Desa Sumberharjo, kecamatan Buay Madang Timur, selaku pembeli dapat ditangkap di rumahnya dan barang bukti didapati berupa mesin pompa air merk Honda type WL30XN warna merah putih", ungkapnya.

Kronologi kejadian pencurian, tambah Iptu Hamdan, bahwa ketiga tersangka berikut barang bukti digelandang ke kantor mapolsek Buay Madang Timur, guna penyelidikan lebih lanjut.

"Korban Agus (42) warga Desa Sumber Mulyo, yang berprofesi sebagai petani pada hari Selasa 08 September 2020, mengeringkan (nyedot) air kolam miliknya yang posisi berada di belakang rumahnya, karena waktu sudah sore pekerjaannya ditunda dan akan dilanjutkan besok paginya, korbanpun pulang kerumah dan posisi mesin di tinggal di lokasi. Keesokan harinya korban kembali ke lokasi untuk melanjutkan pekerjaannya kembali, tapi sayang didapati mesin tersebut sudah tidak ada lagi alias hilang, lalu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek BMT", tandasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...