Fosma Desak Pemda Kaur Laksanakan Pilkades Sebelum Pilkada

Rabu, 18/12/2019 - 08:37
Hearing
Hearing

Klikwarta.com, Kaur - Forum Organisasi Serjana dan Mahasiswa (FOSMA) Kabupaten Kaur gelar hearing dengan DPRD Kabupaten Kaur, hearing juga dihadiri oleh perwakilan Pemda Kabupaten Kaur dalam hal ini Dinas PMD guna membahas pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) sebelum pelaksanaan Pilkada, Selasa (17/12/2019). 

Ketua Fosma Kaur Rafik menyampaikan bahwa Fosma sudah dua kali melakukan pertemuan dengan pihak eksekutif. Dikatankannya pada saat audeinsi pihak Pemda Kabupaten Kaur yang langsung di hadiri oleh sekeretaris daerah, sementara yang kedualinya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaur.

"Sehingga dalam kesepakatan saat itu Pilkades dilaksanakan sebelum Pilkada. Berkaitan ada pemberitaan dimedia online belum lama ini, bahwa pelaksanaan pilkades akan di gelar sesudah pilkada, maka hari ini kami mempertanyakan kejelasan pelaksanaan pilkades. Mengingat Sekarang ini Pjs Kepala Desa di Kaur sudah 115 Pjs, kami minta kepada eksekutif maupun legeslatif untuk mendengarkan suara hati rakyat demi kemajuan pembangunan Kabupaten Kaur", jelas Rafik.

Sementara itu, anggota DPRD mendukung sepenuhnya apa yang disampaikan dari Fosma, apa lagi ditahun 2020 kita menghadapi pesta demokrasi (Pilkada), Saat ini isu yang berkembang di masyarakat banyaknya ASN yang di perbantukan menjadi Pjs Kepala Desa. 

"Takut menyalahgunakan kekuasaan dalam menghadapi pilkada 2020, Maka ada baiknya tahapan pilkades mari kita sepakati dimulai awal Tahun 2020", kata Deni Setiawan anggota DPRD Kaur dari Partai Demokrat. 

Kepala Dinas PMD Kaur Asmawi, S.Ag menanggapi bahwa pelaksanaan pilkades Pasti akan digelar tahun 2020, untuk tahapan dimulai Februari 2020 agar tahapan-tahapan pilkades selesai sebelum pilkada. 

Usai hearing Ketua Fosma Arafik mempertegas akan mengawal kesepakatan tersebut. 

"Kami akan kawal terus hasil hearing ini, jangan sampai bersembunyi dibalik proses atau tahapan-tahapan, kalaupun pihak Pemda masih tidak melaksanakan kesepakatan hearing hari ini, maka mereka (Pemda) membohongi suara rakyat", tutup Rofik. (Sulek)

Related News

Loading...
loading...