Hadiri Bersih Desa di 2 Kecamatan, Wabup Rahmat Ingin Promosi UMKM dan Uri-uri Budaya Tetap Lestari

Sabtu, 22/07/2023 - 11:15
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso saat Menerima Gunungan dari Sang Dalang di Acara Bersih Desa Plandirejo Kecamatan Bakung semalam.

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso saat Menerima Gunungan dari Sang Dalang di Acara Bersih Desa Plandirejo Kecamatan Bakung semalam.

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Pada Sabtu (21/7/2023) malam, Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso memenuhi undangan warganya dengan hadir di Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung dan Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari untuk mengikuti kegiatan bersih desa dalam rangka memperingati tahun baru Islam ke- 1445 Hijriyah atau datangnya bulan Muharam atau bulan Asyuro yang biasa orang jawa mengatakan bulan Suro.

Wabup Rahmat mengajak warganya untuk senantiasa bersyukur dengan datangnya bulan Suro ini kiranya menjadi pijakan seluruh elemen masyarakat semakin menguatkan peran dan potensi yang dimiliki oleh desa. Kegiatan bersih desa juga ia nilai harus terus dihidupkan agar tradisi ini tetap lestari.

"Semoga pada tahun baru Islam ini kita semua senantiasa diparingi sehat, panjang umur dan dijauhkan dari segala bala’ dan bencana. Dan tentunya Kabupaten Blitar yang kita cintai ini tetap ayem tentrem, rahayu wilujeng masyarakatnya," kata Rahmat.

Pantauannya terkini, pada bulan Muharam atau Suro banyak sekali desa-desa di wilayah Kabupaten Blitar yang mengadakan Bersih Desa dengan menggelar wayang kulit. Selain sebagai upaya nguri-nguri budaya Jawa, juga sebagai sarana untuk menguatkan ekonomi masyarakat.

Hal ini bisa dilihat banyak sekali warga yang berjualan dan ini sangat positif. Karena kegiatan bersih desa membawa manfaat, khususnya untuk membangkitkan kembali UMKM desa. Untuk itu, sambung Rahmat, dalam kesempatan ini ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berperan, berkontribusi pada kegiatan bersih desa.  

Rahmat melihat, melalui kegiatan seperti ini artinya masyarakat telah mendukung program One Village One Product (OVOP) sekaligus Panca Bhakti program kerjanya yang ke- 4 yakni pengembangan potensi ekonomi daerah. Sehingga kegiatan bersih desa ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk mempromosikan produk lokal dari para pelaku UMKM.

"Saya berpesan untuk Pak Kades dan jajarannya agar terus mendorong UMKM, hadirkan inovasi dan kolaborasi misalnya dengan BUMDes. Dan jangan segan untuk selalu menjalin koordinasi dengan perangkat daerah terkait, agar yang menjadi tujuan pelaku UMKM bisa terwujud. Kita harus semangat terus, agar produk ndeso bisa masuk kota hingga mancanegara," jelas wakil bupati yang juga Ketua Umum Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) itu.

Tidak kalah pentingnya, Rahmat berpesan kepada Kepala Desa beserta seluruh jajaran agar memastikan DD dan ADD tepat sasaran sesuai dengan peruntukkannya dan harus sesuai dengan aturan. Inovasi dan terobosan-terobosan untuk pemberdayaan potensi desa harus dihadirkan. Kecanggihan teknologi sebagai daya dukung, agar terwujud desa mandiri dan sejahtera harus dimanfaatkan. 

"Dan tolong jaga kondusivitas, selalu hidup rukun dan bergotong royong. Pastikan memiliki visi yang sama untuk memajukan desa agar sejahtera dan mandiri," pungkas wakil bupati yang juga Dewan Pakar Himpunan Pengusaha Nahdliyyin (HPN) Jawa Timur ini.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait