IMA Sumsel Bersama Hatta Rajasa Dukung Program Strategis Daerah

Minggu, 04/08/2024 - 06:18
IMA Sumsel Bersama Hatta Rajasa Dukung Program Strategis Daerah

IMA Sumsel Bersama Hatta Rajasa Dukung Program Strategis Daerah

Klikwarta.com, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Masyarakat (IMA) Sumatera Selatan (Sumsel) Noor Marzuki langsung “ngebut” melakukan gebrakan dengan mengawal sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Belum genap sebulan dilantik, Noor Marzuki telah menggelar Rapat Kerja IMA Sumsel menghadirkan sejumlah stakeholder Pemprov Sumsel dan para tokoh Sumsel yang ada di Jakarta.

Dalam Raker pertama ini, IMA Sumsel mengangkat Tema ” Sinergi Dan Harmonisasi IMA Sumsel untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Daerah Sumatera Selatan” di Golden Ballroom hotel The Sultan Jakarta. Sabtu  (3/8/2024).

Banyak persoalan penting dan strategis yang dibahas dalam Raker ini. Antara lain kemacetan yang makin parah di Kota Palembang, banjir, pemindahan kantor Pemerintahan Provinsi, pembangunan Islamic Center Masjid Sriwijaya yang sempat tertunda, serta pembangunan pelabuhan Tanjung Jara.

Pembangunan Islamic Center Masjid Sriwijaya sempat tertunda akibat adanya permasalahan hukum. Kemudian pembangunannya dilanjutkan di era Pj. Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi.

“Alhamdulilah Pak Elen mau meneruskan pembangunan Masjid kebanggaan kita ini,” ujar Ketua Yayasan Masjid Sriwijaya, Zainal Berlian.

Sedangkan untuk perluasan pembangunan Pelabuhan Tanjung Jara masih dalam pemantapan karena menunggu pendataan dari Pemprov Sumsel.

“Kita siap mendukung pembangunannya dan saat ini kita menunggu Pemprov Sumsel untuk pendataan,” kata Dirjen Perhubungan Laut Dr. Capt. Antoni Arif.

Adapun soal pemindahan perkantoran Pemprov Sumsel yang dinilai sudah tidak layak, Pj Gubernur Elen Setiadi menjelas hal itu masuk program jangka panjang alias tidak terlalu mendesak. Sedangkan program jangka pendek adalah perluasan Pelabuhan Jara dan pembangunan Islamic Center.

“Ya itu ada catatan strategis kita yang dipinta oleh IMA soal pemindahan pusat pemerintahan yang masuk program jangka panjang kita. Nah, untuk perluasan Pelabuhan Tanjung Jara dan pembangunan Masjid Sriwijaya masuk program jangka pendek kita, karena saya nilai urgent,” ujar Elen Setiadi.

Acara ini adalah tindak lanjut kinerja IMA untuk melakukan Rakernas Pertama. Kajian ini adalah bentuk kerja nyata IMA berkontribusi untuk pembangunan di Sumatera Selatan.

Untuk saat ini yang terus didorong adalah Pemindahan Pusat Pemerintahan, Pembangunan Islamic Center, serta perluasan Pelabuhan Tanjung Carat.

“Acara hari ini adalah bentuk kerja nyata IMA Sumsel untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan di Sumatera Selatan yang hari ini ada tiga poin yang kita soroti pemindahan pusat pemerintahan islamic center dan pelabuhan Tanjung Carat,” ujar Ketum IMA Noor Marzuki.

“Pembangunan Islamic Center ini akan mencerdaskan kehidupan umat karena nanti di islamic center ada bording school, PAUD, SMP dan segala fasilitasnya. Untuk Pelabuhan Tanjung Carat supaya hasil bumi bisa dilakukan hilirisasi. Kita dorong agar nanti ada industrinya ketika nanti hilirisasi akan tercipta lapangan kerja” tambah Noor.

Tampak hadir para pejabat Askolani Dirjen Bea Cukai, Marsekal Pertama TNI Dedy Ghazi Elsyaf, tokoh politik, Hatta Rajasa, Marzuki Ali, Sarjan Taher, Tursandi Alwi, tokoh agama Drs. KH. Moersijed Qorie Indra MA.Al – Hafidz, Ustadz Abdul Maliki, Mayjen TNI (Purn) Aqlani Maza, Irjen Pol (Purn) Amhar Azeth, Irjen pol purn Syafril Nursal, Brigjen Pol (Pur) Iskandar IB, tokoh pemuda Iwan Assari, Oyong Damiri, Yayan Septiadi, Adrian Perdana dan para pengurus IMA SUMSEL lainnya. (*)

Tags

Berita Terkait