Merajut Kembali Silaturahmi dan Persatuan Pasca Pemilu

Ilustrasi.net
Ilustrasi.net

Klikwarta.com - Dynamic Nasional Community, menggelar diskusi publik dengan tema “Merajut kembali silaturahmi dan persatuan pasca Pemilu 2019”. Acara diskusi publik di gelar di Gorjeus Cafe, Jln . Cihampelas, Taman Sari Kota Bandung. (17/05/2019)

Dalam Acara tersebut turut mengundang Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Nina Yuningsih, S.Ag, S.Pd, M.M, Akademisi dan pengamat pemilu Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, S.Ip, M.Si serta dari unsur kepemudaan Muhammad Afdhal Abdiansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Nina Yuningsih atau yang akbar di sapa Teh Nina menggungkapkan dalam penyelenggaraan pemilu 2019 tensi politik cukup tinggi, hal ini dikarenakan pemilu 2019 merupakan salah satu pemilu terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

“Pasca pemungutan suara tensi politik ternyata tidak menurun , hal ini karena pada pemilu serentak 2019 ini merupakan salah satu pemilu terbesar sepanjang sejarah Indonesia karena jumlah calon yang banyak. “ Ungkap Teh Nina.

Selain itu Teh Nina menilai perkembangan Hoax menjadi bagian tidak terelakan dalam penyelenggaraan Pemilu tahun ini, Hoaks dan ujaran kebencian menjadi masif di media sosial.

“Hoax dalam pemilu tahun ini sangat banyak, penyebarannya di akun akun media sosial, bahkan ujaran kebencian yang menyudutkan pihak-pihak tertentu, Hoax  sangat berdampak negative pada kondisi bangsa Indonesia saat ini” Pungkas Teh Nina.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, yang akrab di sapa Kang Ferry menyoroti tiga hal dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 yaitu Aspek electoral, Aspek electoral system dan Management.

“menjadi penting dalam penyelenggaraan pemilu ini, kita membedah analisis, pertama di lihat dari Kerangka hukum dalam penyelenggaraan pemilu apakah sudah sesuai dengan kondisi, yang kedua dalam penyelenggaraannya, pemilu serentak ini apakah relevan digunakan di Indonesia?, selanjutnya Tata kelolanya, yang melibatkan penyelanggara pemilu (KPU, Bawaslu, DKPP).” Ungkap Kang Ferry.

Muhammad Afdhal Abdiansyah, menilai solusi dalam merajut kembali semangat persatuan pasca penyelenggaraan pemilu, penuntasan perkara di dasarkan pada penegakan hukum,  selanjunya melakukan rekonsiliasi nasional

“landasannya adalah sila ke tiga dalam Pancasila yaitu persatuan indonesia, perlu adanya rekonsiliasi nasional untuk kembali mempersatuan kubu yang berkontestasi dalam pemilu” Ungkap Afdal

Selain itu dalam penyelenggaraannya ada yang di rasa janggal atau kecurangan rajut dengan jarum hukum secara prinsip equality before the law kesamaan dimata hukum dengan tidak pandang bulu. (Sumber : dncommunity.id)

Related News