Wabup Blitar Rahmat Santoso (baju batik warna hijau) Saat Ziarah di Pusara Makam Mbah Samandiman Didampingi Kepala Disparbud Pemkab Blitar Suhendro Winarso beserta Jajaran Terkait
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso berharap makam Mbah Samandiman di Desa/Kecamatan Ponggok nantinya mampu berkembang sebagai destinasi wisata sejarah.
Ini ia sampaikan saat menghadiri dan membuka acara peletakan batu pertama pembangunan makam Mbah Samandiman di Kecamatan Ponggok, Kamis (13/7/2023).
Kegiatan ini turut Asisten dan Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Camat dan anggota Forkopimcam Ponggok, Kepala Desa, perangkat dan seluruh pengurus lembaga Desa Ponggok, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Ponggok.
"Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih karena bapak/ibu semua telah menginisiasi pembangunan makam Mbah Samandiman yang notabene telah berjasa untuk keselamatan masyarakat Blitar Raya. Ini juga sebagai upaya melestarikan sejarah atau menjadi salah satu destinasi wisata sejarah," jelas Wabup Rahmat.
Dikatakannya, konon ketika lahar Gunung Kelud datang dari arah utara mengalir menuju pendapa kabupaten, pecut Samandiman dilecutkan oleh sang pemilik. Suaranya menggelegar dan aliran lahar terbelah menjadi dua arah.
"Dan untuk mengenangnya, alhamdulillah masyarakat Ponggok mengabadikan pecut tersebut dengan membangun monumen Pecut Samandiman. Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya untuk masyarakat Desa Ponggok yang sampai saat ini sudah merawat Makam Mbah Samandiman," ungkap wakil bupati yang merakyat ini.
"Kita ketahui bahwa Kyai Samandiman adalah pemilik Pecut Samandiman yang berupa cambuk yang memiliki kesaktian untuk mengalahkan lawannya," sambung Makdhe Rahmat.
Dia juga berpesan, agar kerukunan, semangat gotong royong yang juga merupakan warisan leluhur bangsa harus tetap terpatri, terus berkobar. Sehingga pada tahun politik ini, meskipun mempunyai pandangan sosok pilihan yang berbeda, agar tidak sampai menyurutkan semangat bergotong royong saling bahu membahu dan merusak kerukunan yang telah terbina.
"Justru jadikan tahun politik untuk memupuk semangat persatuan, menjaga persaudaraan. Khususnya kepada Kepala Desa Ponggok dan seluruh jajarannya agar menjadi yang terdepan menjaga kerukunan warganya. Ajak untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Dan pastikan anggaran baik itu DD maupun ADD terkelola dengan baik, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat," tukasnya di hadapan warga Kecamatan Ponggok.
(Pewarta : Faisal NR)








