Jembatan Sentong Putus Diterjang Banjir, DPRD Jatim Desak Perbaikan Dipercepat 

Senin, 09/03/2026 - 19:50
Anggota Komisi D DPRD Jatim, Yoyok Mulyadi

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Yoyok Mulyadi

Klikwarta.com, Surabaya - Putusnya akses Jembatan Sentong akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Jawa Timur .

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Yoyok Mulyadi secara khusus menyoroti durasi  perbaikan jembatan sentong dan mendesak agar pengerjaan infrastruktur vital tersebut bisa dirampungkan lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Anggota Fraksi PKB  DPRD Jatim dari dari Dapil Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso ini  menyampaikan bahwa saat ini Dinas PU Bina Marga Jawa Timur telah melakukan penutupan total pada jalur tersebut karena kondisinya dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pengalihan arus akibat putusnya akses ini, masyarakat setempat sebelumnya sempat mengajukan permintaan pembangunan jembatan darurat (bailey) agar mobilitas tidak lumpuh. Namun, usulan tersebut urung direalisasikan oleh pemerintah. 

Namun, keputusan untuk tidak membangun jembatan darurat didasarkan pada ketersediaan banyak jalan alternatif di sekitar lokasi kejadian yang masih bisa dilalui oleh masyarakat.

Dampak pada mobilitas, Yoyok menjelaskan bahwa tidak adanya jembatan darurat sangat Berpengaruh secara waktu karena harus memutar melalui jalan alternatif, tapi secara mobilitas tetap bisa berjalan.

Desakan percepatan proyek
fokus utama Komisi D saat ini adalah mengawasi jalannya proses pembangunan kembali jembatan permanen. Yoyok mengungkapkan bahwa masa kontrak pengerjaan Jembatan Sentong diperkirakan selama 8 bulan.

Pihak legislatif menilai waktu tersebut cukup lama bagi masyarakat yang harus menanggung penambahan waktu tempuh setiap harinya. Oleh karena itu, DPRD Jatim berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kontraktor pelaksana proyek.

"Kami di dewan terus mendesak dan memonitor perkembangannya secara terus-menerus. Harapan kami, jangan sampai menunggu 8 bulan, tetapi tetap menjaga kwalitas ( spek ) yang ada Pelaksananya harus ditekan supaya pengerjaannya bisa lebih cepat selesai," tegas Yoyok. (**)

Berita Terkait