Pelayanan Masyarakat Melalui Program Home Care Tekan Stunting
Klikwarta.com, Jember - Puskesmas Patrang bersama bidan wilayah Triana Anggarwati dan kader Posyandu Alamanda 88 terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pelayanan kesehatan yaitu Program Home Care.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah kunjungan rumah kepada sasaran prioritas sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Dokter Puskesmas Patrang, dr. Gurid Anggridiaksha, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus selalu datang ke puskesmas.
"Melalui kunjungan rumah dan pelayanan di posyandu, masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan lebih mudah.
Ini merupakan bentuk kolaborasi antara tenaga kesehatan, bidan wilayah, kader posyandu, hingga pemerintah desa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya saat diwawancarai, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan intervensi berkelanjutan sejak sebelum kehamilan. Upaya pencegahan dimulai dari remaja putri dan wanita usia subur melalui edukasi gizi dan kesehatan reproduksi, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan ibu hamil, pelayanan persalinan, hingga pemantauan tumbuh kembang balita.
Bagi ibu hamil dengan risiko tinggi, Puskesmas Patrang juga melakukan rujukan ke rumah sakit agar memperoleh penanganan yang sesuai. Setelah bayi lahir, pemantauan dilakukan secara rutin melalui posyandu, meliputi penimbangan berat badan, pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan gizi, serta pemantauan pertumbuhan anak.
dr. Gurid menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, RT/RW, hingga pemerintah desa dan keluarga.
Sementara itu, bidan wilayah Triana menyampaikan bahwa pemenuhan gizi ibu hamil menjadi faktor penting dalam mencegah stunting. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi berisiko melahirkan anak yang mengalami gangguan pertumbuhan.
Karena itu, Puskesmas Patrang menjalankan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan status gizi selama masa kehamilan.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan janin secara optimal sehingga risiko stunting dapat ditekan sejak dini.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan pelayanan kesehatan yang menjangkau langsung masyarakat, Puskesmas Patrang berharap angka stunting di Kabupaten Jember dapat terus menurun serta melahirkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Pewarta: Maria








