Infrastruktur Pertanian Wonojati Dikebut, Targetkan Peningkatan Hasil Panen dan Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13/07/2026 - 23:39
Bupati Jember, Muhammad Fawaid saat meninjau pembangunan jalan dan jaringan irigasi pada Senin (13/7/2026).

Bupati Jember, Muhammad Fawaid saat meninjau pembangunan jalan dan jaringan irigasi pada Senin (13/7/2026).

Klikwarta.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawaid, menegaskan Pemerintah Kabupaten Jember terus mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Saat meninjau pembangunan jalan dan jaringan irigasi pada Senin (13/7/2026), Muhammad Fawait menyampaikan bahwa sekitar 70 persen infrastruktur pertanian di Jember masih membutuhkan perbaikan. 

Karena itu, Pemkab Jember memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian.

Menurutnya, program Optimalisasi Lahan (Oplah) menjadi salah satu langkah strategis. 

Pada 2025, Oplah telah menjangkau sekitar 4.410 hektare lahan, sedangkan pada 2026 bertambah sekitar 7.070 hektare. 

Dengan demikian, total lebih dari 11 ribu hektare lahan pertanian telah dioptimalkan agar indeks pertanaman meningkat, dari satu kali tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Selain Oplah, pemerintah juga membangun sekitar 95 titik sumber air dan jaringan irigasi untuk mengatasi kekurangan air di sejumlah kawasan pertanian. 

Di Desa Wonojati sendiri, pembangunan jaringan irigasi akan mendukung optimalisasi lahan seluas 20 hektare yang sebelumnya terkendala saluran air sehingga produktivitasnya belum maksimal.

Muhammad Fawait menjelaskan, pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga menggerakkan perekonomian desa karena pelaksanaannya melibatkan tenaga kerja lokal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pertanian atas dukungan program pembangunan pertanian di Kabupaten Jember. Menurutnya, berbagai program tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi padi.

"Alhamdulillah, pada 2025 Jember kembali masuk tiga besar daerah penghasil padi di Jawa Timur. 

Ke depan, pembangunan infrastruktur pertanian akan terus dilanjutkan agar produksi pangan semakin meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Fawait juga menyampaikan kepada warga bahwa pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalan desa serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Wonojati sebagai bagian dari pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Pewarta: Maria

Berita Terkait