F-PKS Dorong Maksimalkan Promosi Porprov Jawa Timur

Kamis, 02/06/2022 - 17:01
Ketua F-PKS DPRD Jawa Timur, Dwi Hari Cahyono.

Ketua F-PKS DPRD Jawa Timur, Dwi Hari Cahyono.

Klikwarta.com, Jawa Timur - Rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 25 Juni – 3 Juli 2022 di Jember, merupakan sebuah agenda rutin yang baik untuk memberikan kesempatan para atlet di Jawa Timur menunjukkan prestasi.

Selain itu, juga untuk mencari atlet baru dan diterjunkan di even lebih besar. Baik nasional maupun internasional yang dapat membawa harum nama bangsa dan negara.

Untuk itu, Fraksi PKS, Hanura, PBB DPRD Jawa Timur mendukung penuh Porprov ini dan meminta Pemerintah Jawa Timur mengoptimalkan penyelenggaraan, bukan hanya pengadaan vanue cabang olahraga. Melainkan juga promosi acara yang masih pada masyarakat. Dengan begitu, seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur mengetahui perhelatan besar Jawa Timur tersebut.

Ketua FPKS DPRD Jawa Timur Dwi Hari Cahyono, mengatakan, dengan adanya Pekan Olahraga tersebut ada potensi peningkatan sektor ekonomi dengan hadirnya para atlet, official, supporter, maupun pengunjung lainnya di setiap lokasi pertandingan.

“Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang hendak memulihkan stabilitas ekonomi dampak pandemi covid-19,” jelasnya, Kamis (2/6/2022).

Beberapa keluhan muncul, sambung pria asal Malang itu, diantaranya, kurang promosi porprov 2022 yang tentu menjadi hal yang tidak diharapkan. Mengingat potensi dan manfaat Porprov sangat besar untuk kemajuan Jawa Timur. Maka Fraksi PKS tidak ingin agenda tersebut kurang terlihat gebyarnya.

Pihaknya meminta peran aktif pemerintah untuk menggencarkan promosi event ini termasuk pengadaan banner, spanduk, iklan media massa, iklan media online, maupun seluruh perangkat promosi lainnya untuk mensosialisasikan kegiatan ini.

“F-PKS ingin masyarakat seluas – luasnya mengetahui dan turut berpartisipasi aktif mensukseskan Porprov 2022 yang manfaatnya bukan hanya di bidang olahraga melainkan juga menyentuh sektor ekonomi yang merupakan salah satu sektor paling sensitif dalam masyarakat yang harus diperhatikan,” pungkasnya.(*)

Tags

Berita Terkait