Pimpinan Gerindra Kabupaten Blitar Dukung Wabup Blitar yang Minta Evaluasi Wisuda TK-SMA

Jumat, 16/06/2023 - 12:09
Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar Tomi Gandhi (kiri) bersama Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (kanan). (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar Tomi Gandhi (kiri) bersama Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (kanan). (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Blitar Tomi Gandhi mendukung upaya Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso untuk meminta pengadaan wisuda kelulusan tingkat TK hingga SMA dievaluasi lebih lanjut dan dalam oleh dinas pendidikan atau pemerintah pusat. 

Kepada Klikwarta.com Tomi mengutarakan, langkah-langkah Wabup Rahmat itu harus didukung dan diberikan apresiasi. Posisi harus dilakukan evaluasi terhadap pengadaan wisuda bagi lulusan tingkat TK hingga SMA itu menurut Tomi wujud langkah tepat dan cerdas yang digulirkan Wabup Rahmat. 

Bahkan, Tomi berharap wisuda untuk lulusan TK hingga SMA ini agar dihapus. Sebab, hal ini tidak relevan dan membebani para wali murid. Maka dari itu ia meminta wisuda lulusan TK-SMA agar dihapuskan saja. 

"Saya sangat apresiasi atas apa yg di sampaikan Mas Rahmat. Terkait wisuda ini sangat benar dan ngapain juga ada wisuda-wisuda segala. Kalau bisa di hapus saja kegiatan yang tidak penting ini," katanya kepada Klikwarta.com, Jumat (16//6/2023).

"Ini (Wabup Rahmat) baru pemimpin keren. Saat ini masyarakat Kabupaten Blitar sedang bermimpi mendambakan pemimpin yang bisa mengerti kondisi dan nampak kinerjanya. Berani, berkarakter dan tidak serakah," ungkap Tomi perihal Wabup Rahmat Santoso.

Dikabarkan sebelumnya, Wabup Blitar Rahmat Santoso ikut mengkomentari maraknya penolakan kegiatan wisuda bagi lulusan TK hingga SMA di Kabupaten Blitar. Rahmat meminta Dinas Pendidikan agar mengevaluasi akan hal ini agar muncul keputusan yang bijak dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Oleh karena itu saya minta dinas (Dindik) untuk mengevaluasi acara tersebut, bukan hanya sekolah negeri tapi juga swasta. Padahal setelah lulus (baik TK sampai SMA), biaya untuk melanjutkan pendidikan jenjang selanjutnya juga harus disiapkan orang tua dan itu lebih urgent," tandas Rahmat. 

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait