Proyek Dinperinaker Trenggalek Molor, PPK Mengaku Pelaksana Sulit Dihubungi  

Sabtu, 08/01/2022 - 14:37
Lokasi proyek pembangunan rumah pengolahan susu, Kabupaten Trenggalek. (Foto : Hardi Rangga, klikwarta.com).

Lokasi proyek pembangunan rumah pengolahan susu, Kabupaten Trenggalek. (Foto : Hardi Rangga, klikwarta.com).

Klikwarta.com, Trenggalek - Pekerjaan pembangunan rumah pengolahan susu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kabupaten Trenggalek, tahun anggaran tahun 2021, molor alias belum rampung, hingga saat ini. Proyek tersebut dikerjakan CV Semeru Persada, asal Banjarsari 07/02, Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Proyek ini, menelan anggaran sebesar Rp 1.199.287.018,94. Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek tahun 2021.

Munir, pelaksana CV Semeru Persada, memaparkan, keterlambatan pelaksanaan pembangunan rumah pengolahan susu, disebabkan dari kurangnya tenaga kerja.

"Pemasangan Ipal juga mengalami keterlambatan, yang semula akan dipasang pada tanggal 12/12/2021 namun penyedia Ipal mengundur waktu pemasangan", jelas dia, Jumat (7/1/2022) saat dikonfirmasi.

Di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pembangunan rumah pengolahan susu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kabupaten Trenggalek, Ari Hartono, mengatakan, molornya pembangunan tersebut, disebabkan karena kurangnya koordinasi dari pihak kontraktor. Selain itu, pihak pelaksana sangat sulit dihubungi saat terjadi trouble dalam pelaksanaan pembangunan.

"PPK bersama konsultan pengawas, sudah berkali kali memperingatkan kepada kontraktor, serta selalu berkoordinasi dengan kontraktor, namun selalu miss communication", tandas Ari.

Progres pelaksanaan pembangunan proyek tersebut, kata dia, saat ini sudah mencapai 98%. Terjadi dua (2) kali addendum penambahan waktu.

"Addendum penambahan waktu pertama, selama 12 hari, sedangkan penambahan waktu kedua sampai selesai pelaksanaan pembangunan, terkait keterlambatan tetap dikenakan denda keterlambatan, yakni perhari 1/1000 x nilai kontrak", kata Ari Hartono.

"Pelaksanaan pembangunan rumah pengolahan susu ini seharusnya selesai pada tanggal 16 Desember 2021", pungkasnya.

 

Pewarta : Hardi Rangga

Tags

Berita Terkait