Kondisi truk terbalik di jurang sedalam 15 meter
Bengkulu Selatan, Klikwarta.com - Kecelakaan Lalu lintas (Laka Lantas) di ruas jalan Lintas Barat KM 18, tepatnya di Ruas Jalan Muara Kedurang Desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas, Jum'at (24/2/2017) sekitar pukul 08.40 WIB menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Rosita (37).
Kecelakaan berawal dari truk tangki BG 5872 UW bermuatan 16 ton aspal curah yang di kemudikan oleh Frengki Arianto (28) bin Suhardi warga Lubuk Linggau melaju dari Kota Palembang menuju Kecamatan Kedurang guna mengantarkan Aspal curah ke PT Waskita Karya. Namun naas, tepatnya diturunan sebelum jembatan Muara Kedurang truk tangki tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat BD 6053 WE yang dikemudikan Lamarhan (40) bin Amin dengan mombonceng istrinya Rosita (37) Binti Ahmad Sukardi yang datang dari arah berlawanan.
Dalam peristiwa kecelakan tersebut mengakibatkan Rosita (37) istri Lamarhan (40) meninggal ditempat dengan kondisi tubuhnya hancur, sedangkan suaminya Rosita (Lamarhan) mengalami patah tulang pada kaki kiri, telapak kaki kanan remuk dan luka robek pada alis kiri. Sementara sang sopir truk, Frengky Heriadi masih belum sadarkan diri dengan mengalami luka pada bagian kepala. Di sisi lain kernet truk, Yopi Arianto (24) bin Suhardi selamat.
"Saat itu rem blong ketika mau menikung dan menurun sebelum sampai jembatan muara kedurang tersebut. Sopir (Frengky) tidak dapat lagi mengendalikan truk tersebut hingga menabrak pengendara motor itu dan truk kami terjun ke jurang sedalam 15 Meter," ujar Yopi di RSUHD.
"Saat truk terjun ke jurang saya langsung keluar dengan cara memecahkan kaca truk," sambungnya.
Informasi terhimpun, bahwa Lamarhan bersama istrinya Rosita warga Desa Bunga Melur Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur tersebut bertujuan untuk menjenguk putrinya yang bersekolah di SMK N 1 Kota Manna. Sementara itu untuk korban Lamarhan (40) hingga kini masih terbaring di Ruangan IGD RSUHD guna untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Rosita (37) istri Lamarhan sekarang masih berada di ruang jenazah.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva Sik melalui Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan AKP Adrianto membenarkan peristiwa kecelakaan tragis tersebut. "Ya benar tadi pagi sekitar pukul 08.40 wib telah terjadi laka lantas di ruas jalan Desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas KM 18 kecelakaan yang di alami oleh truk tangki merek Isuzu bermuatan aspal curah 16 ton dengan Honda Beat," ujar Adrianto.
Tambah Adrianto, sekarang ketiga korban tersebut masih berada di RSUHD guna mendapatkan perawatan intensif.
"Untuk kendaraan korban Honda Beat sudah di amankan di Mapolres Bengkulu Selatan dan untuk truk tangki belum bisa di lakukan evakuasi karena masih mau menunggu alat untuk mengeluarkan aspal dalam tangki tersebut dari Palembang," tutup Adrianto. (LJ)








