Tahun Ini PT GMM Giling 96.928 Ton Tebu

Senin, 13/06/2022 - 23:04
Aktivitas truk pengangkut tebu di pabrik gula PT Gendhis Multi Manis di desa Tinapan kecamatan Todanan kabupaten Blora Jawa Tengah.

Aktivitas truk pengangkut tebu di pabrik gula PT Gendhis Multi Manis di desa Tinapan kecamatan Todanan kabupaten Blora Jawa Tengah.

Blora, Klikwarta.com - PT Gendhis Multi Manis (GMM) melakukan aktivitas operasional giling tahun 2022. Sejak 10 Mei 2022 lalu, pabrik gula yang memiliki kapasitas giling 4.000 TCD (ton cane per day) ini telah menggiling 96.928 ton tebu Blora dan sekitarnya (Rembang, Pati, Sragen, Bojonegoro). Tahun ini PT GMM optimis dapat memproduksi GKP (Gula Kristal Putih) dengan kuantitas yang lebih baik. 

“Kami selalu berupaya untuk operasional giling dengan lancar karena kami sudah lakukan perbaikan-perbaikan dalam berbagai mesin produksi dan pendukung pada saat off season kemarin. Harapan kami giling tahun ini bisa lancar dan bisa memproduksi GKP  dengan jumlah yang lebih banyak melalui serapan tebu petani agar membantu tugas Bulog dalam stabilisasi harga gula nasional,” ujar Krisna Murtiyanto selaku Direktur Operasional PT GMM, Senin (13/6/2022).

Setidaknya ada 650 karyawan yang bekerja di PT.GMM yang 95% adalah warga lokal Blora. Dalam sehari ada 480 sopir truk yang membawa tebu dari petani, ratusan penebang dan petani juga terlibat dalam setiap musim panen tebu. Tidak sedikit petani Blora sukses dengan bercocok tanam tebu. Tentu hal ini dapat dirasakan langsung dampak ekonominya dengan adanya peredaran uang dalam setiap musim giling.

Sebagai perusahaan industri, ada dampak yang timbul dalam operasional seperti suara mesin dan ampas (bagasse) yang terbawa angin. PT GMM berupaya terus mengurangi dampak yang timbul. Untuk mengurangi ampas yang terbawa angin, PT GMM melakukan penjualan ampas (bagasse) secara kontinyu agar tidak terlalu tinggi penumpukannya sehingga tidak terbawa angin. 

Penanaman bambu di beberapa titik lokasi, dan pemasangan jaring paranet juga dilakukan. Untuk limbah cair, PT GMM adalah perusahaan yang memiliki system close loop water circulation dengan pengolahan limbah cair melalui UPLC dan dapat digunakan kembali tanpa meninggalkan limbah cair sehingga sangat ramah lingkungan.

 
" Sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan, PT GMM juga mengeluarkan CSR ( Coorporate Social Responsibility) untuk memberikan kontribusinya kepada lingkungan. Salah satu program yang rutin dijalankan adalah bantuan bina lingkungan untuk 2 desa yang berdekatan dengan pabrik. Yakni Dukuh Gayam Desa Kedungwungu dan Tinapan," ungkapnya.

 Tahun 2018 silam, pembuatan 4 sumur bor di 4 RT Dukuh Gayam sehingga masyarakat Gayam tidak kesulitan air saat kemarau. Tahun 2019 pembuatan gapura untuk 4 RT Dukuh Gayam dan fasilitas 1 set alat musik (band) untuk karang taruna Desa Tinapan. Tahun 2020 fasilitas penerangan jalan untuk Dukuh Gayam dan pemberian dana untuk kegiatan kepemudaan Desa Tinapan. Tahun 2021 perbaikan drainase serta pendanaan untuk Dukuh Gayam dan bantuan pengerjaan kolam (dengan alat berat) untuk desa wisata Desa Tinapan. 

" Nantinya program ini juga berlanjut agar masyarakat terdekat dari perusahaan terbantu. Untuk masyarakat ring 1, diberikan kemudahan dalam berobat secara gratis saat sakit di klinik Pratama PT GMM hanya dengan menunjukkan KTP," imbuhnya. 

Selain program rutin, PT GMM juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan masyarakat.
GMM sebagai anak perusahaan Perum BULOG menjalankan tugasnya untuk memproduksi GKP untuk mewujudkan swasembada gula nasional dengan memperhatikan GCG (Good Corporate Governance).  

"Dengan implementasi GCG / penerapan GCG, maka pengelolaan sumberdaya perusahaan diharapkan menjadi efisien, efektif, ekonomis dan produktif dengan selalu berorientasi pada tujuan perusahaan dan memperhatikan stakeholders approach," pungkasnya.

(Pewarta: Fajar)

Tags

Berita Terkait