Wabup Rahmat Nilai Sensus Pertanian Jadi Langkah Efektif Sejahterakan Petani hingga Kedaulatan Pangan

Selasa, 23/05/2023 - 11:29
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (tengah pakai jas biru) di Acara Pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023 Kabupaten Blitar

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (tengah pakai jas biru) di Acara Pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023 Kabupaten Blitar

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso menilai sensus pertanian bisa menjadi salah satu langkah untuk upaya menjaga kedaulatan pangan hingga menciptakan kesejahteraan masyarakat.

"Ini sangat penting, guna kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani, sehingga diperlukan sensus pertanian," kata Rahmat saat membuka pelatihan petugas sensus pertanian tahun 2023 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar di salah satu hotel di Kota Blitar, Senin (22/5/2023).

Menurutnya, Sensus Pertanian merupakan sensus yang bertujuan antara lain untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat supaya diperoleh gambaran yang jelas tentang struktur pertanian di Indonesia dan memperoleh informasi tentang populasi rumah tangga pertanian, rumah tangga petani gurem, luas tanam tanaman pangan, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan lahan menurut golongan luas.

Kegiatan Sensus Pertanian yang akan diselenggarakan pada 1 Juni sampai 31 Juli 2023 itu, ia harapkan untuk dipastikan data akurat, komprehensif sehingga bisa dimanfaatkan sebagai perbaikan data penerima pupuk bersubsidi termasuk juga menjadi tolak ukur data-data statistik pertanian guna perbaikan statistik pertanian selanjutnya.

"Ini menjelaskan, Kabupaten Blitar merupakadan daerah agraris, sekitar 80 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Luasan Kawasan Pertanian Berkelanjutan ditetapkan sekitar 37 ribu hektare, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kurang lebih 35 ribu hektare dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 2,5 ribu hektare," urai wakil bupati yang juga Ketua Umum Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) itu.

Data yang ia terima, Sensus Pertanian ini merupakan sensus pertanian ke- 7 sejak kali pertama dilakukan tahun 1963 silam dengan harapan lancar, sukses mencatat Pertanian Indonesia, Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani.

"Ya kegiatan ini harapan saya bisa melahirkan petani milenial dimana pada tahun 2023 Menteri Pertanian ingin mencetak 2,5 juta petani milenial juga kan," tutup Rahmat. 

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait