Ini Pesan Dinkes Natuna, Lakukan 3M Agar Terhindar dari Penyakit DBD 

Selasa, 04/02/2025 - 00:04
Kadis Kesehatan (Dinkes) Natuna, Hikmat Aliansyah

Kadis Kesehatan (Dinkes) Natuna, Hikmat Aliansyah

Klikwarta.com, Natuna - Kadis Kesehatan (Dinkes) Natuna, Hikmat Aliansyah juga mengatakan di awal bulan Januari tahun 2025. Untuk penyakit Demam Berdarah (DBD) mencapai 6 kasus yang baru saja termonitor oleh Dinkes Natuna.

Saat di konfirmasi oleh media ini melalui sambungan seluler via telpon Whatsapp.
Senin 03/02/2025. Pukul 17.30. Soreh.

DBD atau demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, yang di tularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. 

Nyamuk ini cenderung menggigit pada pagi dan sore hari. Virus Dengue dapat masuk ke dalam aliran darah manusia melalui gigitan dan juga ketika nyamuk tersebut menghisap darah manusia.

Tidak jarang, penyakit demam dengue ini berkembang menjadi demam berdarah dengue (DBD) yang juga di tandai dengan perburukan gejala.

"Terlebih lagi jika penderita mengalami gejala seperti mudah memar, perdarahan di kulit, mimisan, gusi berdarah, bahkan perdarahan organ internal.,"Ucap Hikmat.

Hikmat Aliansyah menghimbau kepada masyarakat agar selalu melakukan hal yang positif untuk menjaga kebersihan di lingkungan perkarangan rumah maupun di dalam rumah setelah musim hujan tiba atau masunya musim panas.

"Salah satunya masyarakat melakukan. Menguras tempat penampungan air, 
Menutup tempat-tempat penampungan air dan Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk di jadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia (3M).,"Tegas Hikmat.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, dr. Ari Fajarudi

Senada dengan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, dr. Ari Fajarudi juga mengatakan untuk pasien yang mengalami penyakit DBD tersebut  mendapatkan perawatan pelayanan yang baik.

Salah satunya, mengecek pemeriksaan 
fisik pasien, memeriksaan penunjang meliputi Tes darah lengkap, mengecek jumlah sel darah putih, trombosit, dan hematokrit, kadar sel darah merah dalam darah.

Menurutnya, kasus DBD di Natuna paling banyak menyerang sekelompok usia dini seperti anak-anak yang berusia 5 sampai 15 tahun.

"Minuman pertama yang disarankan oleh WHO untuk penderita demam berdarah dengue (DD) atau DBD adalah cairan isotonik.,"Tegas dr. Ari.

Berikut beberapa gejala DBD yang patut diwaspadai:

1. Demam Bifasik merupakan salah satu ciri khas DBD, seperti demam tinggi 

2. Penderita DBD sering merasakan nyeri sendi dan nyeri otot yang parah.

3. Nyeri pada area belakang bola mata
manifestasi perdarahan seperti kulit dan pencernaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto juga menghimbau ke pada masyarakat untuk selalu waspada saat musim hujan dan musim panas, datang karena penyakit DBD merupakan 
penyakit yang sangat berbahaya untuk manusia.

dbd

Maka dari itu masyarakat perlu selalu menjaga kebersihan lingkungan yang 
berada di sekitaran rumah, membuang sampah pada tempatnya dan selalu menguras bak mandi ketika sudah ada kotoran air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

"Saya juga berharap ke masyarakat saat menggalami demam tinggi atau sejenis penyakit lainnya agar secepatnya untuk berboat ke RSUD Natuna dan mengecek penyakit yang di alami oleh masyarakat. Ke dokter yang akan menagani penyakit tersebut.,"Tutup Boy Wijanarko. (Ilham)

Berita Terkait