Jubir SanDi Ingatkan KPP Jangan Ikut Berpolitik

Selasa, 28/07/2020 - 21:20
Jubir SanDi Ingatkan KPP Jangan Ikut Berpolitik
Jubir SanDi Ingatkan KPP Jangan Ikut Berpolitik

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Bola panas politik Kabupaten Malang kembali bergejolak, pasalnya Bacabup PDI Perjuangan HM.Sanusi, dituding memiliki tunggakan pajak mulai 2008 hingga 2020.

Menyikapi hal ini, Sanusi saat ditemui mengaku enggan menanggapi tudingan tersebut.

"Saya enggak mau nanggapi, biar itu jadi urusannya KPP, tapi setahu saya ada UU yang menyebutkan bahwa data nasabah Wajib Pajak (WP) itu di jaga kerahasiaannya, kalau ada kebocoran data seperti itu biar masyarakat yang menilai," ungkapnya, Selasa (28/7/2020).

Terpisah Jubir tim pemenangan paslon Bacabup-Bacawabup Sanusi-Didik (SanDi) Abdul Qodir saat ditemui menyebutkan, bocornya data nasabah WP tersebut dinilai sangat ceroboh. 

Sebab, data nasabah WP dilindungi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan. 

Pada pasal 30 ayat (3) dan (4) dan di UU  Ketentuan Umum Tata Cara Perpajakan (KUP)  nomer 6 tahun 1983 yang berbunyi pejabat yang karena kealpaannya tidak memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dalam pasal 34, dipidana dengan pidana kurungan selama-lamanya enam bulan atau denda paling banyak Rp 1.000.000.00,-.

Menurut kami, ini bentuk kecerobohan, bukan kami menuduh KPP sengaja membocorkan ,tapi ini sangat lucu karena ini tahun politik. Kami ingatkan KPP jangan ikut berpolitik, dan yang harus diingat, kami enggak perlu ngajari KPP , kalau diajari sama aja kita ngajari seekor bebek berenang ,kan bebeknya sudah pintar masa harus diajari, kata Qodir.

Pria yang juga Wakabidpora DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini memastikan bahwa Sanusi tidak punya utang tanggungan pajak, karena saat Sanusi maju dalam kontestasi Pilbup salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi adalah tanggungan pajak yang sudah terbayarkan.

(Pewarta : Edy)

Related News

Loading...

pers

loading...