Kades Kelanga saat Sampaikan Dokumen Penting LPPD Akhir Tahun Anggaran 2024 ke Ketua BPD
Klikwarta.com, Natuna - Kepala Desa (Kades)Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, Asmuri menyerahkan dokumen penting tentang
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) akhir tahun anggaran 2024.
Penyerahan dokumen tersebut di terima oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, Muslimin.
Bertempat di ruang pertemuan Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Selasa 22 April 2025.
Turut hadir dalam penyerahan LPPD tersebut, Wakil Ketua BPD Desa Kelanga Natuna, Sahidun serta anggota BPD, Holijah sebagai perwakilan perempuan, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Kelanga Natuna, Abdul Sami Arif dan pendamping Desa Kelanga Natuna, Roni.
Asmuri juga mengatakan bahwa laporan yang sudah di buat oleh Kepala Desa merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas maupun fungsi selama satu tahun anggaran.
Laporan ini berisi tentang gambaran umum pelaksanaan pemerintahan desa, yang termasuk program kerja, realisasi anggaran, pencapaian kinerja, evaluasi, dan identifikasi hambatan.
"Anggaran yang di kelolah oleh Desa Kelanga sebesar Rp.1.748.746.230 yang merupakan sember pendapatan transfer dari Dana Desa, bagi hasil pajak, bagi hasil retribusi daerah, alokasi dana desa, Pendapatan Asli Desa (PAD) dan bunga bank.,"Terang Asmuri.
"Dan saya juga mengajak seluruh warga khusunya Desa Kelanga bersama-sama memantau kegiatan yang ada di desa dan juga dapat memberikan idukasi atau gagasan yang terbaik di pemerintahan desa demi kesejahteraan masyarakat setempat.,"Tegas Asmuri.
Asmuri juga mengatakan bahwa untuk anggaran Desa Kelanga pada tahun 2025 banyak kegiatan yang harus di pangkas karena bentuk efesien anggaran yang saat ini terjadi di seluruh Provinsi Kota.
Termasuk anggaran pemuda dan karang taruna tidak dapat terialisasi sepenunya oleh Pemerintahan Desa Kelanga akibat efesien anggaran tersebut.
"Saya berharap pemuda dan organisasi karang taruna agar dapat mengerti dan memahami dengan keadaan-keadaan yang saat ini terjadi.
Karena pemuda dan karang taruna juga dua entitas yang erat kaitannya di dalam pembangunan untuk masyarakat, di desa maupun di tingkat kelurahan.
Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan diri, dan berkarya, serta berkontribusi di tengah masyarakat.
Karena masyarakat di Desa Kelanga hari ini belum mengetahui bahwa terjadinya efesien anggaran besar-besaran di desa yang menyebatkan kegiatan-kegiatan tidak dapat terlaksana dengan baik.
"Maka dari itu saya selaku Kepala Desa Kelanga mengajak elemen masyarakat agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat agar tidak ada nada-nada yang sumbang terhadap pemerintah desa.," tegas Asmuri.
Agar dapat terjaga komunikasi yang baik di tengah masyarakat walaupun efesien anggaran pemerintah desa tetap bersatu untuk membangun desa yang lebih baik demi kebutuhan masyarakat. (Ilham)








