Kondisi Pasar Tradisional di Era Gempuran Pasar Modern

Senin, 17/07/2023 - 00:26
Ilustrasi Pasar Tradisional I. Sumber: infobudaya.net

Ilustrasi Pasar Tradisional I. Sumber: infobudaya.net

Penulisan: Maulida Alfi Syahrani

Pasar merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual dengan pembeli yang bertujuan mencapai kesepakatan harga, serta jumlah suatu barang atau jasa yang diperjualbelikan. Proses hubungan timbal balik ini bisa berlangsung secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan secara langsung, biasanya terjadi di pasar tradisional dan pasar modern (non tradisional).

Sedangkan hubungan timbal balik secara tidak langsung bisa dilakukan melalui telepon atau handphone, internet atau faximile seperti misalnya di online shop atau online marketplace. Kedua jenis pasar tersebut pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu menurutmu apakah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh pasar tradisional?

Pasar tradisional masih cukup banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Pasar Kemiri Muka yang terletak di Depok, Jawa Barat. Tepatnya di samping Stasiun Depok Baru dan di bawah flyover Jalan Arif Rahman Hakim. Pasar Kemiri adalah salah satu pasar tradisional yang berada di Depok, Jawa Barat. Hingga saat ini masih bertahan di tengah pesatnya pasar modern. Tempatnya yang strategis membuat pasar ini tetap ramai meskipun senja sudah menyapa.

Ditengah pembangunan pusat perbelanjaan dan bangunan-bangunan perdagangan yang megah di Depok, nyatanya tidak buat pasar ini tersisih dan sepi pengunjung, masing-masing hari sebagian ratus sampai sebagian ribu pengunjung datang untuk beli bermacam kebutuhannya yang ada di pasar. Ramainya pengunjung terlebih saat awal hari dan kurangnya tempat buat sebagian pedagang berinisiatif mencari dan bangun tempat menambahkan untuk jual barang dagangannya, juga sampai ke bahu rel kereta hingga trotoar jalan yang harusnya jadi fasilitas umum pejalan kaki.

Siang hari dimana intensitas pengunjung berkurang, Pasar Kemiri Muka terlihat sangat kumuh dengan sisa-sisa serpihan dagangan, biasanya sayur-mayur yang tercecer hampir di seluruhnya sisi, dan jalan yang becek ikut serta memperburuk situasi itu. Banyak yang menyayangkan situasi Pasar Kemiri Muka saat ini, minimnya perhatian dari pemkot serta pihak-pihak sehubungan yang lain, buat pasar ini sulit beranjak jadi pasar tradisional yang nyaman, bersih dan bisa berkompetisi dengan pusat belanja modern. 

Kondisi pasar tersebut memang berbeda dengan pasar modern yang ada di sekitarnya. Tidak memiliki pendingin ruangan karena memang letaknya di lahan yang tidak beratap. Tidak beralaskan lantai yang bersih tetapi beralaskan tanah yang kotor dan becek. Tidak beraroma tetapi memiliki bau tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah yang berada di sisi-sisi kios. Perlu diingat, dari sekian banyak kekurangan yang dimiliki, pasar tradisional juga memiliki kelebihan.

Salah satunya adalah harga barang yang relatif lebih murah. Jika dibandingkan, harga jual di pasar tradisional memang jauh lebih murah dari harga jual di pasar modern. Harga yang sudah murah tersebut juga masih bisa ditawar oleh pembeli. Dan proses tawar-menawar ini tidak dapat dipraktikan di pasar modern karena pembeli harus membayar sesuai dengan harga yang ada di label.

Begitulah kondisi Pasar Tradisional yang didalamnya terdapat banyak sekali kisah termasuk interaksi sosial dalam masyarakat, adanya tawar menawar antara penjual dengan pembeli menjadikan Pasar Tradisional sebagai andalan laju perekonomian dimasyarakat khususnya masyarakat kelas menengah kebawah. (*)

Berita Terkait