Kemendikdasmen Raih Nilai Indeks Reformasi Birokrasi Sebesar 91,56
Klikwarta.com, Jakarta - Capaian Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil menorehkan penilaian baik pada tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Kemendikdasmen meraih Indeks RB sebesar 91,56.
Merujuk hasil evaluasi KemenPAN-RB, nilai RB General Kemendikdasmen adalah 84, sementara untuk RB Tematik mendapat nilai 7,56. Data tersebut juga menunjukkan bahwa sebagian besar indikator Pelaksanaan Kebijakan Reformasi Birokrasi di Kemendikdasmen telah memenuhi target dengan nilai baik. Dari total 18 indikator, sebanyak 16 indikator menorehkan nilai baik dengan persentase capaian pelaksanaan sebesar 88,89 persen.
Adapun lima indikator dengan capaian tertinggi antara lain yaitu 1) Penyederhanaan Struktur Organisasi: dengan nilai 100 persen, 2) Sistem Kerja untuk Penyederhanaan Birokrasi 100 persen, 3) Indeks Reformasi Hukum 99,33 persen, 4) Digitalisasi Arsip 98 persen, dan 5) Indeks Perencanaan Pembangunan 96 persen.
Selain itu, pada indikator Sasaran Strategis Reformasi Birokrasi, Kemendikdasmen juga dinilai berkinerja positif dengan capaian 75 persen. Tiga indikator dengan nilai tertinggi yaitu 1) Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 100 persen, 2) Survei Kepuasan Masyarakat 90,12 persen dan 3) Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 84,56 persen.
Lebih lanjut, pada evaluasi RB Tematik, capaian RB Kemendikdasmen mencapai 75,60 persen. Nilai tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 62,30 persen. Capaian positif lainnya juga dihasilkan pada evaluasi RB General dengan capaian 97,30 persen (melampaui rata-rata nasional 72,87 persen).
“Secara keseluruhan, hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa RB Kemendikdasmen berjalan dengan baik dan menunjukkan tingkat kualitas tata kelola, transparansi, serta pelayanan publik yang nyata pada masyakarat. Ke depan, kami akan terus memperkuat transformasi birokrasi agar semakin adaptif, akuntabel, dan berdampak nyata guna mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujar Seketaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, di Jakarta, Jumat (13/2).








