Ilustrasi foto pasar tradisional: Pexels.com
Oleh : Mila Fitri Chairunisa
Klikwarta.com - Seiring perkembangan yang sangat pesat bagi pasar modern, menjadikan eksistensi pasar tradisional di Indonesia meredup. Tak hanya itu, dengan teknologi yang semakin canggih dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi jual-beli secara online. Namun, pasar tradisional tidak bisa terlupakan begitu saja. Karena, hanya di pasar tradisional penjual memiliki berbagai cara yang unik dan lebih ramah dalam transaksi untuk pembeli.
Bagaimana tidak? Harga yang ditawarkan dalam pasar tradisional adalah hal yang sulit didapatkan saat interaksi antara penjual dan pembeli. Maka dari itu, pasar tradisional memiliki ciri khas budaya tersendiri yakni solidaritas. Tentu saja hal ini tidak dimiliki oleh pasar modern. Apa yang dimaksud dari ciri khas budaya solidaritas di lingkungan pasar tradisional? Mari kita simak penjelasan di bawah ini :
1. Menawar harga
Biasanya, barang yang tersedia di pasar tradisional memiliki harga standar dari para penjual. Sebagai pembeli, jika menemukan barang yang lebih dari harga yang dipatok, kita dapat dengan mudah untuk menawar dan harga barang tersebut turun saat itu juga. Dengan arti, dalam pasar tradisional pembeli dapat melakukan proses transaksi yang lebih ramah yaitu tawar menawar harga.
2. Interaksi yang memudahkan
Saat memilih barang belanjaan, tentunya penjual tidak segan untuk mengajak pembeli melakukan interaksi. Interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli tidak jauh dari seputar masalah harga di pasaran. Oleh karena itu, pembeli dapat belanja dengan nyaman dan penjual pun berhasil menarik pelanggan. Tentu saja, hal ini tidak dapat kita dapatkan saat berbelanja di pasar modern.
3. Mendapatkan langganan
Interaksi sosial yang baik antara penjual dan pembeli dapat menumbuhkan sisi positif. Bagaimana tidak, hanya di pasar tradisional pembeli dapat menawar harga barang dalam setiap transaksi maupun sekedar mengobrol mengenai banyak hal. Maka dari itu, kedekatan antara penjual dan pembeli menjadi hal yang unik di pasar tradisional. Bahkan, tak jarang pembeli yang sudah berlangganan dapat dianggap sebagai saudara oleh penjual. Dengan hal ini, pembeli mendapatkan harga yang berbeda dari pengunjung lainnya.
Secara domisili, pasar tradisional relatif berada dekat dengan tempat tinggal kita. Maka, kita dapat dengan mudah mengunjungi dan berbelanja di pasar. Pasar tradisional tidak hanya sebagai tempat transaksi jual-beli barang, tetapi juga sebagai tempat interaksi sosial dan budaya. Selain itu, pasar tradisional dapat meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Perkembangan pasar modern memang semakin pesat dan teknologi pun juga sangat canggih. Namun, melalui penjelasan di atas pasar tradisional akan tetap menjadi pilihan masyarakat dan tidak dapat merubah eksistensi pasar tradisional di Indonesia.








