Rijal Bahri Duta Labuhanbatu Raih Juara Harapan 3 Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional
Klikwarta.com, Labuhanbatu - Rijal Bahri Santri MDTA Al-Washliyah Teluk Sentosa Ajamu Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhambatu dengan proses yang cukup panjang mulai seleksi tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi sampai ketingkat Nasional akhirnya mewakili Sumatera Utara ketingkat Nasional, Selasa (29/10/2019).

Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung diikuti 28 Provinsi Se-Indonesia, keluar sebagai Juara 1 dari Provinsi Lampung, Juara 2 di menangkan Provinsi Jawa Timur, sementara Tuan rumah Provinsi Bangka Belitung meraih Juara 3.
Untuk juara harapan pada ajang lomba Pidato Bahasa Arab tingkat Nasional, Provinsi Sulawesi Tengah meraih juara harapan 1, Provinsi Jawa Barat meraih juara harapan 2 dan Rijal Bahri Santri MDTA Al-Washliyah Teluk sentosa Ajamu mewakili Sumatera Utara meraih Juara Harapan 3.

Adlin Nasution, S.Pd selaku Abi MDTA Alwasliyah Teluk Sentosa Ajamu yang juga Kepala Madrasah, sangat bangga Santrinya bisa lolos sampai tingkat Nasional, ini prestasi yang luar biasa dan memacu semangat Adlin Nasution, S.Pd mendidik para santri di Madrasah Alwasliyah Teluk Sentosa Ajamu, kenapa tidak dari 12 ribu Lebih sekolah MDTA se Indonesia, melaksanakan proses tahapan, Santrinya berhasil meraih Juara Harapan 3 Tingkat Nasional.
Kepada media klikwarta.com Adlin Nasution, S.Pd menyebutkan sedari awal kita diapkan santri kita ini dengan pelatihan sehari hari di Madrasah, seluruh santri kita latih dan kita bimbing, Rijal Bakri Bin Amal Syukri ini memang menonjol dari santri yang lain, kita konsep pidatonya dan kita bimbing agar santri kita bisa percaya diri dan tidak canggung menghadapi audince saat pidato.
"Saya sangat bersyukur kehadhirat Allah, semua seleksi berjalan lancar dan ini sangat membahagiakan kami yang dari Desa bisa wakili Sumatera Utara ke Tingkat Nasional, walau hanya mendapat Juara Harapan 3 di Tingkat Nasional, Atas Nama Madrasyah Alwasliyah Teluk Sentosa Ajamu, saya memohon Maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua Saudara, Warga labuhanbatu dan Warga Sumatera Utara, Terlebih pada Bapak Bupati Labuhanbatu", terangnya.
"Hanya Inilah Kemampuan Saya dalam Membina Anak dari Kampung Desa Ajamu Kita. Yang masih banyak kelemahan dan kekurangan. Insha Allah, Jika Allah Ridhoi dan Umur Yang panjang serta Insha Allah untuk Porsadin yang Akan Datang di Tahun 2021, Kita Akan Berusaha dan Ikut Kembali Di kancah Ajang Lomba Antar Santri MDTA se Indonesia. Meningkatkan dan Mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik lagi", ujar Adlin. (Oelies)








