Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi (kiri) saat melakukan pengukuhan Kepala KPw BI Lhokseumawe Jumat (7/2)
Klikwarta.com, Lhokseumawe - Merebaknya virus caorona di China juga berdampak turunnya ekonomi Indonesia yaitu pada bidang ekspor barang dari Indonesia ke China.
Hal tersebut dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, usai melakukan pengukuhan Kepala KPw BI Lhokseumawe, Jumat (7/2/2020).
Dia menyebutkan merebaknya virus corona di China sedikitnya mempengaruhi ekspor barang dari Indonesia ke negara asing tersebut. Namun secara keseluruhan tidak signifikan. Dan juga rentetan turis mulai membatasi kedatangannya. Itu yang harus diwaspadai, karena mempengaruhi pemasukan negara di sektor Pariwisata.
Menurut Rosmaya Turis China merupakan kedua terbesar yang datang ke Indonesia, setelah negara Malaysia. Namun demkian, Bank Indonesia juga akan terus mengantisipasi agar ekonomi negara tetap terjaga.
"Untuk mengantisipasinya kita terus bersinergi dengan semua pihak agar ekonomi negara tetap terjaga, baik itu nilai tukar maupun suku bunga,” ujarnya.
Terkait laju ekonomi yang melambat, pihaknya juga akan mendorong pariwisata sebagai sumber tumbuhan ekonomi baru.
"Dengan cara meningkatkan dan mendorong UMKM di daerah,” tuturnya.
"Intinya adalah bagaimana pun caranya akan kita lakukan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik", tutupnya. (Pewarta : Waldi)








