Terkait Larangan Berkerumun Warga, Sebut Warga: Disperidag Jangan Pilih Kasih!

Sabtu, 25/04/2020 - 13:02
Kerumunan ratusan orang di pusat Kota Bitung menjelang berbuka puasa

Kerumunan ratusan orang di pusat Kota Bitung menjelang berbuka puasa

Bitung, Klikwarta.com - Kerumunan ratusan orang di pusat Kota Bitung menjelang berbuka puasa tak terhindari, seruan pemerintah dan aparat keamanan menjaga jarak pun tak digubris ratusan warga berhimpitan hendak berbelanja makanan minuman ringan untuk berbuka puasa, komentar wargapun muncul sebagai bentuk ketidakadilan.

Dalam pantau media ini Jumat (24/4/2020), ratusan Warga berbelenja kue serta minuman datang secara spontan memenuhi pusat kota tepatnya di depan di Tokoh walukow jaya.

Menurut salah satu penjual mengatakan sudah ada aparat kepolisian yang menyampaikan pemberitahuan soal jaga jarak dan memakai masker kepada para pedagang dan dan pengunjung, 

"Jarak penjual tiap lapak satu sampai dua meter saya juga sudah pakai masker tapi Kami juga tak menyangka pembeli seramai ini dan tak bisa menegur Pembeli", kata salah satu penjual tak ingin di sebut namanya.

e

Safar salah satu pengunjung di tenda kuliner pusat kota mengatakan kerumunan orang banyak seperti ini berpotensi menularan Covid-19, sebab pengunjung tak saling kenal satu sama lainya dan dari mana asalnya .

"Banyak pengunjung tak memakai masker dan saling berhimpitan agar belanjaanya dipenuhi,mestinya sebelum bulan ramadan pemerintah sudah membuat simulasi masuk dan keluar dan pusat kota serta masuk tenda kuliner karena memang tendanya sempit, semua harus sesuai protap covid-19", ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan salah satu tukang ojek mengatakan Disperindag kecolongan dan terkesan pilih kasih, pasar saja di tutup jam tiga sore agar mengurangi kerumunan warga, ini malah muncul kerumunan di sore hari.

"Mohon diatur bagaimana baiknya, penjual juga butuh penghasilan karena saat ini semua pada sepi. Maka himbauan pemerintah dan maklumat kepolisian terkait saling menjaga jaga hindari kerumunan untuk mencegah penyebaran covid-19 dipatuhi semua warga", katanya.

(Pewarta : Laode)

Berita Terkait