TMMD Dapat Memacu Kreatifitas dan Prakarsa Masyarakat Dalam Membangun
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan suatu terobosan yang sangat efektif, efisiensi dan produktif seirama dengan tekad Pemerintah Daerah untuk memacu kreaktivitas dan prakarsa masyarakat dalam pembangunan
H. Abdullah Kades Bonto Rappo saat mendapingi Dandim 1425/Jp Letkol Inf. Irfan Amir, SE meninjau lokasi TMMD ke 108 Kodim 1425/Jeneponto, bahwa kegiatan TMMD tentunya merupakan bagian dari perwujudan pelaksanaan urusan Pemerintahan Umum, sebagaimana dimaksud pasal 25 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Oleh karenanya, kegiatan TMMD yang telah diselenggarakan oleh Kodim 1425/Jeneponto sangatlah kontekstual dengan perkembangan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah saat ini.
Melalui TMMD ini, hendaknya dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah perdesaan. Sebab proses perencanaan maupun pekerjaannya, TMMD selalu melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna sehingga diharapkan kegiatan TMMD ini semakin meningkatnya hubungan antara TNI dengan rakyat
Pada kesempatan itu pula kepada media Dandim 1425/Jeneponto mengatakan bahwa Pelaksanaan TMMD ke-108 yang mengangkat tema, “Pengabdian Untuk Negeri” mengisyaratkan bahwa TNI memiliki komitmen yang kuat untuk ikut membangun Bangsa dan Negara bersama komponen bangsa yang lainnya secara sinergi dan berkesinambungan dalam pekerjaan baik sasaran fisik maupun nonfisik guna meningkatkan kesejahtraan masyarakat, memantapkan wawasan kebangsaan, membangun persatuan dan kesatuan, serta kesadaran bela negara dalam rangka menyiapkan Ruang Juang, Alat Juang, dan Kondisi Juang yang tangguh demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Apabila TMMD ke-108 Kodim 1425/Jeneponto telah usai nantinya warga dusun Borongloe tidak harus lagi menempuh jarak sekitar 7 Km untuk sampai di kantor desa Bontorappo cukup dengan 1,480 M mereka sudah sampai di kantor desa, selain itu juga jalan yang dirintis oleh Satgas TMMD akan dinikmati oleh warga yang memiliki lahan pertanian yang berada disekitaran jalan yang dirintis untuk memudahkan pengangkutan hasil pertanian ke rumah masing-masing.








