Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil H.Amaliun.
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Terkait dengan wacana pembatalan proyek multi years di Provinsi Aceh, pimpinan DPRK Aceh Singkil sangat menyanyangkan apabila seperti jalan tembus Singkil-Kuala Baru-Trumon, Aceh Selatan yang sudah sangat lama menjadi impian masyarakat itu batal.
"Sangatlah disayangkan andai proyek pembangunan jalan tembus Singkil-Kuala Baru-Trumon Aceh Singkil harus batal lanjutan pelaksanaannya. Karena dapat merugikan daerah",ucap Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil, H.Amaliun, kepada wartawan, Senin, (20/07/2020).
Informasinya diantara sejumlah kegiatan ruas jalan yang dibangun dengan skema multi years yakni pembangunan ruas jalan Trumon-Batas Aceh Singkil sepanjang 51,42 kilometer dan ruas jalan batas Aceh Selatan-Kuala Baru-Singkil Telaga sepanjang 44,93 kilometer.
Sementara kedua ruas jalan yang dinilai untuk membuka keterisoliran dan pengembangan penghubung Kabupaten Aceh Singkil dengan daerah lain dalam Provinsi Aceh itu ditotal sepanjang 96,35 kilometer, dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang.
Seperti Jalan tembus Singkil-Trumon, Aceh Selatan keberadaanya yang sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat Aceh Singkil dan Aceh Selatan. Masyarakat berharap jalan tersebut dapat segera selesai untuk mempermudah akses transportasi kedua daerah. Secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Namun Amaliun mengaku, belum mengetahui secara pasti terkait dengan wacana pembatalan kegiatan multi years daerah setempat.
Sebelumnya, kabarnya Ketua DPRA Aceh telah menyurati seluruh anggota Badan Musyawarah untuk menjadwalkan sejumlah agenda, salah satunya rapat paripurna pengambilan keputusan persetujuan pembatalan proyek multi years tahun 2020-2022 senilai 2,7 triliun.
Dari pantauan wartawan dilapangan, pengerjaan jembatan Singkil-Kuala Baru, Desa Kilangan, sudah mulai bekerja dengan bagian lantai jembatan.
(Pewarta : Supriadi)








