Kades Bululawang Sutikno Saat Dikonfirmasi Awak Media (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Blitar - Kepala Desa (Kades) Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Sutikno, memastikan Pemerintah Desa (Pemdes) Bululawang tetap terus menghidupkan transparansi pembangunan desa yang alokasi anggarannya dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta menjaga kondusivitas kerukunan warga Desa Bululawang.
Merespon audiensi Masyarakat Peduli Bululawang (MPB) Jumat (4/2/2021) kemarin, ia menilai pihaknya telah memberikan penjelasan secara jelas, transparan dan proporsional. Berbagai pertanyaan dari MPB juga telah diberikan sebagaimana apa yang ditanyakan.
"Pemerintah Desa Bululawang telah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran DD dan ADD. Tindak lanjut dari pemerintah desa nanti akan memperbaiki kinerja dan kedepan masyarakat Desa Bululawang tetap kondusif tidak ada lagi permasalahan," tegas Sutikno kepada Klikwarta.com, Minggu (6/2/2022).
Koordinator Masyarakat Peduli Bululawang Joko Agus Prasetyo kepada wartawan mengatakan selama kurun tahun 2017 hingga 2021 terjadi ketidakterbukaan informasi publik berkaitan penggunaan dan pertanggungjawaban kegiatan pembangunan desa yang menggunakan ADD dan DD di Desa Bululawang.
Bahkan, ketika ia bersama puluhan warga Desa Bululawang lainnya melakukan audiensi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) untuk meminta keterangan keterbukaan informasi pelaksanaan ADD dan DD itu, menurutnya Kades Bululawang Sutikno beralasan karena sifat kerahasiaan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan ADD dan DD.
Joko menyebut sejumlah Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa untuk pembangunan seperti rabat dan pelebaran jalan menelan biaya berapa besar.
"Kami menanyakan terkait penggunaan dana desa yang dipakai untuk pembangunan," ucap Joko seusai audiensi di Balaidesa Bululawang.
(Pewarta : Faisal NR)








