Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, mewakili Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dalam kegiatan tanam pohon di Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Selasa (21/3)2023) (Foto Hardi Rangga klikwarta.com).
Klikwarta.com, Trenggalek - Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, mewakili Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, malakukan kegiatan penanaman pohon di Desa Karangrejo Kecamatan Kampak, dalam rangka memperingati Hari Air Dunia (HAD) 2023 ke-31, bersama Forkopimda, Forum Jasa Tirta I, seluruh OPD, Perhutani, Ali Mufti DPR RI, Selasa (21/3/2023).
Tahun 2023, tema peringatan Hari Air Sedunia adalah Accelerating Change. Tema ini diharapkan mampu mendorong percepatan perubahan dan solusi dalam menyelesaikan persoalan krisis air dan sanitasi yang baik.
Edy Soepriyanto, Sekdakab Trenggalek, mewakili Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan, bahwa berdasarkan instruksi se Indonesia melaksanakan peringatan Hari Air sedunia mendahului waktunya dan dilaksanakan tanggal 21 maret, dimana yang seharusnya dilakukan pada tanggal 22 Maret," jadi hari ini kita ada dua agenda yaitu memperingati hari air sedunia dan hari Desa asri nusantara," ungkapnya.

Selanjutnya, kegiatan Desa Asri Nusantara ini dilakukan penanaman pohon secara bertahap mulai tanggal 20 Maret sampai 25 Maret dan hasilnya akan kita laporkan di Kemendes," makanya kegiatannya kita rangkai menjadi satu guna untuk menjaga lingkungan, menjaga ketersediaan air bersih, dan juga bagaimana kita bisa memanfaatkan ketersediaan air bersih tersebut," lanjutnya.
Dalam hal ini dilakukan, agar masyarakat bisa memanfaatkan ketersediaan air bersih seoptimal mungkin," pada saat musim hujan air melimpah namun kita menggunakannya semuanya sendiri, nanti kita akan mensosialisasikan agar penggunaan air sesuai dengan kebutuhan saja," imbuhnya.

Lebih lanjut, penanaman pohon di Kabupaten Trenggalek Tahun 2023 ini ada 50 000 pohon lebih yang di tanam dan tersebar seluruh Desa dengan jenis pohon beragam, Alpukat, Pete, Jambu," pohon ini berasal dari donasi para ASN Kabupaten Trenggalek makanya jenisnya beragam," tandasnya.
Dengan adanya kegiatan penanaman pohon ini diharapkan nantinya, bisa terus menjaga lingkungan, karena penanaman pohon ini dampaknya sangat positif untuk ketersediaan air dan memelihara sumber - sumber air," karena sekarang banyak hutan kita tanamannya tidak teratur, dipotong tanpa mempertimbangkan generasi pohon berikutnya untuk menjaga kesinambungannya," pungkasnya.
Ditempat yang sama, Ali Mufthi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mensupport Pemerintah Daerah dalam kegiatan menjaga ekosistem dengan cara gerakan tanam pohon ini, yang sudah memfasilitasi 100 Desa lebih dalam kegiatan ini," kita sudah luar bisa dan dampaknya kita rasakan sendiri, di musim kemarau pasti ada tanah longsor, banjir, dengan gerakan tanam pohon inilah untuk menjaga ekosistem yang ada," tutupnya.
Pewarta: Hardi Rangga








