Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Puluhan nelayan tradisional di kawasan Pantai Malabero, Kota Bengkulu mengeluhkan banyaknya kapal pukat harimau (trawl) yang beroperasi di sekitar perairan Bengkulu.
Beroperasinya kapal-kapal tersebut membuat penghasilan para nelayan tradisional Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara tersebut makin menyusut, dan ekosistem di terumbu karang terancam.
“Kami sering melihat kapal pukat harimau di sekitar perairan Bengkulu,” ujar Selamet (36), Minggu (26/02/2017).








