Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat paparan Musrenbang Tahun 2023, dalam rangka penyusunan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Tahun 2024, di Kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (14/3/2023) (Foto Hardi Rangga klikwarta.com).
Klikwarta.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, gelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Trenggalek Tahun 2023 dalam rangka penyusunan Rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Tahun 2024, di Kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (14/3/2023).
Musrenbang Kabupaten Trenggalek, Tahun 2023 di Kampoeng MTS Agrowisata, Desa Karanganom Kecamatan Durenan ini di hadiri Forkopimda Kabupaten Trenggalek, Kepala Dinas se Kabupaten Trenggalek, Forkopimcam, BUMN, BUMD, Kadin, Bakorwil Madiun.
Selanjutnya, dalam Musrenbang Trenggalek, tersebut terdapat 2.465 usulan yang berasal dari usulan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Trenggalek berjumlah 1.616 usulan. Dari hasil Musrenbang kecamatan dengan rincian infrastruktur wilayah 1.133 usulan, lalu ekonomi dan sumberdaya alam 527 usulan, PPM (Pemerintah dan pembangunan manusia) 445 usulan, dan Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) 360 usulan.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan, " rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Trenggalek Tahun 2024, bertemakan terwujudnya Kabupaten Trenggalek yang maju melalui ekonomi inklusif, sumberdaya manusia kreatif dan pembangunan berkelanjutan, tuturnya.
Dalam hal ini, program pembangunan di tahun 2024 masih sama dengan tahun sebelumnya. Namun pihaknya meminta usulan RKPD tahun 2024 harus sesuai terhadap indikator. Dengan menekan indikator yang ada, maka akan menjadi dorongan untuk memperoleh hasil yang diharapkan sesuai dengan RKPD Trenggalek tahun 2024.
Lebih lanjut, indikator pembangunan ekonomi inklusif, pengentasan kemiskinan Ekstrim pihaknya mendorong terhadap perempuan agar bisa berkontribusi menghasilkan pendapatan dengan program 5000 wirausahawan perempuan.
Kemudian, "Kemiskinan ekstrim kita 1,5 persen, sesuai dengan harapan presiden dipastikan tahun 2024 bener -bener bisa tuntas, mulai dari meringankan beban mereka dan juga dengan menambah penghasilan mereka," lanjutnya.
Program yang akan diberikan berupa pemberian subsidi bunga, serta memberikan bantuan kepada mereka untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), karena indikator kita mengukur dari pendapatan desa ke kota, kemudian tingkat pengangguran, sekarang masyarakat yang tidak kerja bisa jualan serta mendapatkan penghasilan.
"Saya minta, setiap acara melibatkan desa desa jadi tidak hanya di hotel-hotel agar pendapatan nya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar," pungkasnya.
(Pewarta : Hardi Rangga)








