Tiga Dewas Perumda Bangun Bitung saat memberikan keterangan kepada awakwdua usai menjalani pemeriksaan terkait dengan docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021.
Bitung, Klikwarta.com - Tiga dewan pengawas Perumda Bangun Bitung memenuhi panggilan unit Tipidkor Polres Bitung. Selasa, (11/4/23).
Terpantau, Ketiga dewan pengawas tersebut yaitu Hanafi Han, Vecky D Sangkaeng dan Vera Koroh tiba ruang unit Tipidkor Polres Bitung pukul 09:30. Ketiganya di periksa secara bersamaan dalam ruangan oleh Kanit Tipidkor Polres Bitung, Ipda Hevry Samson, SH selama kurang lebih tiga jam.
Usai di periksa, Ketua Dewan pengawas Perumda Bangun Bitung, Hanafi Han saat di tanya oleh sejumlah wartawan terkait pemeriksaan mengatakan kedatangan mereka dalam kesempatan ini sesuai surat pemanggilan dari unit Tipidkor Polres Bitung.
"Panggilan ini sesuai surat untuk memberikan keterangan dari Dewas Perumda Bangun Bitung. Dan apa yang di minta oleh Kanit Tipidkor sudah kami sampaikan,"jelas Hanafi Han di dampingi dua Dewas lainnya.
Ketika di tanya inti materi apa yang yang di tanyakan penyidik, Hanafi Han menjelaskan seputaran Docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021. "Iya itu tadi yang di tanyakan juga oleh Kanit Tipidkor. Dan memang docking spesial itu ada di Perumda Bangun Bitung," tambahnya.

Sedangkan terkait dengan proses tender yang di duga di buat-buat dengan melibatkan sejumlah pihak ketiga, tidak langsung ke Dock Kelapa dua, Hanafi Han dan Vera Koroh bersama Vecky D Sangkaeng enggan menanggapi lebih jauh.
"Untun terkait dengan proses tender itu juga di tanyakan oleh penyidik. Mungkin lebih tepatnya di tanyakan ke direksi, karena mereka selaku manajemen yang lebih tahu karena kami pengawas hanya mengawasi,"ungkapnya.
Selain itu, Ketika di tanya lebih jauh adanya informasi jika Rp. 2,8 Miliar untuk docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021 susah lunas secara pembukuan, tetapi masih menyisakan hutang hingga saat ini, Hanafi Han menjelaskan jika rapat terakhir utang masih ada, kurang lebih Rp. 600 Juta.
"Tetapi kalau sudah lunas dalam pembukuan,apakah sudah terbayar atau belum itu kami tidak tahu. Karena kami tidak di berikan data-data,"Beber Hanafi.
Terkait dengan informasi jika ketiga dengan pengawas belum menerima gaji selama 15 bulan, Vera Koroh tidak membantah.
"Iya, kami bertiga sampai saat ini belum menerima gaji. Sudah 15 bulan belum di terima. Termasuk THR dari ketua Dewan pengawas tahun lalu, dan tahun ini juga belum ada," ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Tipidkor Polres Bitung, Ipda Hevry Samson, SH ketika di konfirmasi oleh sejumlah wartawan membenarkan adanya pemeriksaan tiga pengawas Perumda Bangun Bitung.
"Ketiga dewan pengawas Perumda Bangun Bitung semuanya hadir dalam pemeriksaaan ini. Esok hari Kamis agendakan pemeriksaan terhadap direksi,"ujarnya Hevry Samson.
Pewarta: Laode








