Program PKW Kemendikdasmen Buka Peluang Kemandirian Murid Kursus Makassar

Sabtu, 11/07/2026 - 18:38
Program PKW Kemendikdasmen Buka Peluang Kemandirian Murid Kursus Makassar

Program PKW Kemendikdasmen Buka Peluang Kemandirian Murid Kursus Makassar

Klikwarta.com, Makassar - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperluas akses kompetensi bagi generasi muda yang tidak melanjutkan sekolah agar mampu mandiri secara ekonomi. Melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan (Dit. Suslat), kementerian menyelenggarakan Koordinasi Penyelenggaraan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026 di Novotel Shayla, Makassar, Jumat (10/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda besar _Road to_ Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di kota tersebut.

Sebanyak 20 murid program PKW keterampilan tata rias dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Eden hadir untuk mengikuti demo tata rias wajah (makeup) wisuda. Para peserta yang baru menjalani tiga hari pembelajaran teori dan praktik menyasak rambut di LKP tersebut langsung ditantang mempraktikkan tata rias pada wajah mereka sendiri (self makeup). Sesi ini dipandu oleh perwakilan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Tata Rias Pengantin, Mas Kanu, dengan dukungan peralatan rias dari PT Vitapharm untuk Viva Cosmetics. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tim Direktorat Kursus dan Pelatihan, 15 pimpinan LKP di Makassar, serta anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Makassar.

Direktur Kursus dan Pelatihan, Yaya Sutarya, menegaskan bahwa program PKW dirancang khusus sebagai ruang belajar bagi anak tidak sekolah (ATS) usia 17 hingga 25 tahun untuk merintis usaha. Yaya memotivasi para peserta agar memaksimalkan seluruh fasilitas yang telah diberikan negara guna mengembangkan potensi diri dan berani memulai langkah sebagai wirausaha baru. Keberhasilan model pelatihan terstruktur ini bahkan telah terbukti mengantarkan banyak lulusan kursus nonformal bersaing hingga ke luar negeri.

​"Manfaatkan fasilitas dan ilmu yang diberikan oleh negara melalui program PKW ini dengan sebaik-baiknya. Jangan cepat berpuas diri, melainkan teruslah mengembangkan kapasitas diri pasca-pelatihan dan mulailah konsisten merintis usaha mandiri," pesan Yaya di hadapan para peserta.

​Inisiatif Kemendikdasmen dalam membekali anak tidak sekolah (ATS) ini diapresiasi langsung oleh Wakil Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas sekaligus Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu'ti. Saat meninjau jalannya demo pelatihan, Masmidah menilai keterlibatan aktif peserta dalam praktik mandiri ini menjadi bukti efektivitas pendidikan nonformal dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi, yang sejalan dengan target penciptaan wirausaha baru oleh Dekranas.

“Melatih anak-anak usia produktif yang tidak sekolah agar memiliki keterampilan rias dan keterampilan lain sesuai minatnya, serta bisa mandiri secara ekonomi adalah langkah nyata yang berdampak. Inisiatif melalui program PKW ini selaras dengan tujuan Bidang Wirausaha Baru Dekranas yang berfokus pada penumbuhan kemandirian usaha," ungkap Masmidah.

Selaku Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah juga menggarisbawahi komitmen organisasi dalam menyejahterakan anggotanya pada pilar pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini dibuktikan melalui kolaborasi DWP Kemendikdasmen bersama Dit. Suslat yang belum lama ini menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas anggota di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata.

​"Kolaborasi antara DWP dengan Kemendikdasmen yang telah kita mulai di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata menunjukkan komitmen kita untuk terus memperkuat kapasitas anggota DWP. Perempuan harus mengambil peran aktif dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Pesan saya, teruslah belajar meningkatkan kompetensi agar menjadi perempuan yang berdaya," imbuhnya.

​Dampak nyata dari program PKW kerja sama Kemendikdasmen dengan Dekranas ini juga dihadirkan secara luas kepada publik dalam Pameran Perayaan HUT ke-46 Dekranas yang diikuti oleh Dekranasda seluruh Indonesia di Trans Studio Mall Makassar, yang berlangsung pada 9 hingga 12 Juli 2026. Melalui anjungannya, Kemendikdasmen menampilkan produk kain hasil karya para murid dari program PKW Tekun Tenun. Kehadiran anjungan tersebut membuktikan kepada masyarakat luas bahwa sinergi dan pelatihan yang terarah mampu mengubah potensi anak tidak sekolah di berbagai daerah di Indonesia menjadi karya bernilai jual tinggi dan menciptakan para wirausaha baru yang mandiri secara ekonomi. (**) 

Berita Terkait