Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono
Klikwarta.com, OKU Timur - Kepolisian Resor (Polres) OKU Timur menggelar kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas yang melibatkan seluruh perguruan pencak silat se-Kabupaten OKU Timur. Kegiatan berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur, Polda Sumatera Selatan, Jumat (24/04/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta jajaran Polres OKU Timur. Turut hadir di antaranya Kepala Badan Kesbangpol OKU Timur H. Faizal, S.K.M., M.M., para pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, serta pengurus dan anggota perguruan pencak silat se-OKU Timur.
Hadir pula Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) OKU Timur Ketut Budiase, S.Ag., Ketua PSHT OKU Timur Rahmat Saleh, Ketua PSHT Pusat Madiun H. Misnadi, perwakilan Pagar Nusa, PSHW, serta IKSPI Kera Sakti, bersama ratusan pendekar dari berbagai perguruan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari sejumlah tokoh. Dalam sambutannya, Ketua IPSI OKU Timur, Ketut Budiase, menyampaikan apresiasi kepada Polres OKU Timur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghindari fanatisme berlebihan di kalangan generasi muda yang berpotensi memicu konflik antarperguruan.
“Saat ini tercatat ada 16 organisasi pencak silat di OKU Timur, namun masih ada yang belum terdaftar secara administratif. Kami berharap seluruh perguruan dapat melengkapi legalitasnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol OKU Timur, H. Faizal, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh organisasi pencak silat dapat berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta segera mendaftarkan organisasi secara resmi.
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan silat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk bersama-sama menjaga keamanan di OKU Timur. Para pelatih dan pengurus diharapkan mampu membina anggota tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga beretika dan mampu meredam konflik,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan agar seluruh anggota perguruan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak jelas kebenarannya atau hoaks yang dapat memecah persatuan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana ke depan untuk menggelar kejuaraan “Kapolres OKU Timur Cup” sebagai wadah positif bagi para pendekar dalam menyalurkan bakat dan prestasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan dialog, penyerahan plakat secara simbolis, pembacaan naskah deklarasi, foto bersama, serta ramah tamah. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan.
Silaturahmi dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan perguruan pencak silat di OKU Timur. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Dengan mengusung semangat “Payo Kito Jago OKU Timur”, kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga berakhir pada pukul 11.30 WIB. (Ali Wardana)








