VIRAL!! Oknum Security Tampar Dua Siswa SMK

Oknum Scurity menampar dua orang pelajar
Oknum Scurity menampar dua orang pelajar
Polda Bengkulu

Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Beredar video diduga oknum security SMK Negeri 2 Kota Bengkulu melakukan kekerasan terhadap dua orang siswa. 

Video yang berdurasi kurang lebih 30 detik dan beredar di WhatApp ini mendadak viral. Saat di konfirmasi, Senin (04/06/2018), Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Bengkulu Ahmad Basori diruangnya mengatakan benar bahwa oknum yang ada di video tersebut merupakan security dari SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. 

"Memang benar itu merupakan petugas keamanan dari pihak SMKN 2 Kota Bengkulu", terang Ahmad.

Ahmad menjelaskan sebenarnya tindakan yang dilakukan tersebut merupakan suatu bentuk pembinaan dari pihak sekolah kepada murid-muridnya, karena pada hari itu salah satu murid melaporkan kepada pihak sekolah bahwa sepeda motornya hilang. Pihak sekolah segera merespon dengan melakukan pencarian di sekitar area sekolah SMKN 2 Kota  Bengkulu. Setelah melakukan pencarian dan tidak menemukan hasil pihak sekolah mendapatkan informasi bahwa motor tersebut dibawa oleh dua orang temanya tanpa sepengetahuan dari si pemilik motor.

"Dari sini maka tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum scurity tersebut terjadi, dan itu refleks saja terjadinya", jelas Ahmad.

Selain itu pihak sekolah juga telah konsolidasi kepada pihak keluarga dari kedua korban kekerasan untuk sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. 

"Pihak sekolah dan keluarga korban kekerasan juga sudah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, permasalahan itu juga sebenarnya sudah selesai", jelas Ahmad. 

Saat dimintai keterang soal nama-nama korban dan pelaku yang terlibat dalam permasalahan tersebut, kepala sekolah enggan memberikan data tersebut karena merasa permasalahan ini sudah selasai. 

Di lain pihak Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Almuzni saat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut mengatakan belum mengetahui permasalahan tersebut. 

"Saya belum mengetahui permasalahan tersebut, karena belum ada laporan yang masuk baik dari pihak sekolah ataupun dari pihak keluarga korban kekerasan," kata Almuzni.

Menyikapi permasalahan tersebut maka Dinas Pendidikan besok Selasa (05/06) akan menindaklanjuti dengan meminta keterangan kepada Kepala Sekolah agar menjelaskan bagaimana sebenarnya duduk perkara permasalahan tersebut.

"Iya besok saya sendiri dan Kasi Pembinaan SMK akan mendatangi SMKN 2 Kota Bengkulu guna meminta keterangan dan kronologi yang secara rinci bagaimana sebenarnya kejadian tersebut. Agar masalah ini cepat 'Clear'. Bagaimana kami mau mengambil tindakan kalau kami sendiri belum mengetahui permasalahan tersebut secara pasti", terang Almuzni. (Ferdi)

Dibaca: 103 kali

Related News

mendes

 

prov