Wibowo Susilo: Jangan Sampai Wartawan Diisolasi!

Minggu, 10/05/2020 - 22:31
Wibowo Susilo (Ketua SMSI Provinsi Bengkulu)

Wibowo Susilo (Ketua SMSI Provinsi Bengkulu)

Klikwarta.com, Bengkulu - Seiring meningkatnya data perkembangan Covid-19 di Bengkulu, membuat sebagian wartawan cemas. Pasalnya, dari data penambahan orang positif Covid-19 tersebut, terdapat salah satu orang positif Covid-19 yang sering berinteraksi dengan wartawan.

Bahkan, atas kejadian itu, sejumlah wartawan langsung melakukan rapid test, Minggu (10/05/2020).

Melihat perihal tersebut, Wibowo Susilo selaku Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu menegaskan tidak perlu ada komentar saling menyalahkan. Disituasi wabah, semua hal bisa saja terjadi. Maka dari itu, yang perlu dilakukan meningkatkan kewaspadaan dan berdoa agar terhindar dari virus Corona.

"Penting bagi semua wartawan untuk mengindahkan anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena aktivitasnya masih aktif berlangsung, meski disituasi wabah saat ini", kata Mas Bowo sapaan akrabnya, dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu malam.

Lanjutnya menjelaskan, wartawan jangan sampai diisolasi. Sebab, kalau diisolasi, siapa lagi yang buat berita?.

"Maksudnya, jangan sampai wartawan ada yang terjangkit virus ini, sehingga diisolasi. Karena, keberadaan wartawan sangat penting disituasi wabah. Merekalah yang menulis berita untuk dikonsumsi publik setelah terverifikasi data yang akurat", jelas Mas Bowo yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Bengkulutoday.com ini.

Masih kata Mas Bowo, Pemprov Bengkulu harus lebih memperhatikan wartawan.

"Lihat keberadaan wartawan sangat penting disituasi wabah. Segala aktivitasnya juga berisiko terpapar corona. Harus ada perhatian khusus terhadap wartawan. Misal, dengan memberi bantuan bagi mereka yang aktif berjuang menulis berita terkait Covid-19 di lapangan", terangnya.

Tambahnya menerangkan, kepada wartawan yang sudah terlanjur kontak erat dengan orang positif Corona untuk segera lakukan rapid test. "Diimbau semua rapid test. Ingat Corona bukan Aib", pungkasnya. (Red)

Berita Terkait