APBD Perubahan Kabupaten Trenggalek Tahun Anggaran 2022, Fokus Infrastruktur Primer

Selasa, 13/09/2022 - 19:17
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat serah terima Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Trenggalek, Tahun Anggaran 2022 dengan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat serah terima Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Trenggalek, Tahun Anggaran 2022 dengan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek.

Klikwarta.com, Trenggalek - Rancangan peraturan daerah (Ranperda) APBD Perubahan tahun anggaran 2022 Kabupaten Trenggalek disahkan serta difokuskan pada infrastruktur primer, seperti jalan dan jembatan, Selasa (13/9/2022).

Dalam hal ini menunjukkan komitmen dua instrumen pemerintahan di Kabupaten Trenggalek serius ingin segera melanjutkan pembangunan yang tengah dilakukan. Hal ini dibuktikan Bupati dan DPRD sepakat alokasi anggaran tambahan sebesar Rp 60 miliar untuk perbaikan infrastruktur di sisa 4 bulan penghujung tahun anggaran 2022 ini.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD, menyampaikan "agenda hari ini persetujuan APBD Perubahan tahun 2022 dan sudah dilaksanakan tepat waktu," ucapnya.

"Kita masih punya waktu 4 bulan, semoga kita bisa mengerjakan dengan baik karena yang banyak di APBD perubahan ini adalah infrastruktur primer seperti jalan dan jembatan," jelasnya.

Dia berharap, "selama ini banyak keluhan di masyarakat jeglongan sewu dan sebagainya, semoga bisa di akselerasi. Sehingga paska Covid pemulihannya bisa cukup baik," imbuhnya.

Selanjutnya, "dalam PMK baru mengamanahkan kita untuk menyisihkan 2%, digunakan untuk pengalihan subsidi BBM. Seperti sektor-sektor, pertanian peternakan. Kemudian juga tukang ojek, yang berkaitan dengan transportasi nanti juga akan mendapatkan subsidi," tandasnya.

Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi membenarkan bawasannya DPRD Trenggalek telah memparipurnakan Ranperda Perubahan APBD menjadi perda. "Alhamdulillah sudah selesai semoga bisa segera kita laksanakan," ujarnya.

Doding Rahmadi,  mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang mengalokasikan tambahan anggaran sebesar kurang lebih Rp 60 miliar untuk perbaikan infrastruktur (sesuai dengan kebutuhan masyarakat) karena penambahan pendapatan sebesar Rp  300 miliar. "Contohnya tambahan dari klaim BPJS. itu sangat luar biasa," terang Doding.

(Pewarta: Hardi Rangga)

Berita Terkait