Dinas Pertanahan Aceh Singkil Gelar Sosialisasi Penyuluhan Sangketa Tanah

Rabu, 11/09/2019 - 15:02
Salah satu narasumber saat memberikan materi sosialisasi Penyuluhan hukum sangketa tanah kepada peserta.
Salah satu narasumber saat memberikan materi sosialisasi Penyuluhan hukum sangketa tanah kepada peserta.

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Sebagai upaya memberikan pemahaman  mengurangi permasalahan dan penyelesaian sengketa hak atas tanah, Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Singkil, menggelar Sosialisasi Penyuluhan hukum sangketa tanah, Rabu (11/09/2019) di Gedung Pemuda Pasar, Singkil.

Dalam kegiatan yang dibuka Sekda Aceh Singkil, Drs.Azmi tersebut, menghadirkan narasumber dari pihak Dinas Pertanahan Aceh,  Emnizwar SH, M.Hum dan Faisal, BPN dan Kehutanan setempat, diikuti sejumlah Kepala Kampung daerah setempat dan dihadiri Plt.Kadis Pertanahan,T. Dedi Fatihurrahman, Perwakilan Badan Pertanahan Aceh Singkil, Salihin, para SKPK, Camat, Mukim, dan undangan lainnya.

Sekda Aceh Singkil, Drs.Azmi saat membuka acara menyampaikan, pemicu awalnya terjadi sangketa pertanahan, karena adanya nilai harga suatu lahan tanah. Namun bila tidak ada nilainya kemungkinan konflik tidak akan terjadi.
Sehingga melalui sosialisasi tersebut, masyarakat memahami terkait pentingnya alas hak tanah. Dan mengetahui batas-batas kewenangan dalam permasalahan pertanahan, agar tidak menimbulkan konflik terjerat hukum.

"Begitu juga, dalam penyelesaian permasalahan tanah, perlu adanya SOP dalam menyelesaikan permasalahan sengketa pertanahan", ujar Sekda.

Sementara Perwakilan Kepala Dinas Pertanahan Aceh, Emnizwar SH, MHum  mengatakan, program  pemberian sertifikat kepada masyarakat miskin bertujuan untuk mengurangi sengketa tanah. Karena sudah banyak masyarakat yang memiliki alas hak yang jelas.

Selanjutnya pada kesempatan itu, Emnizwar juga menyampaikan, dalam sosialisasi tersebut membahas pola dan cara menyelesaikan permasalahan apabila terjadi sengketa tanah.

Sebelumnya, Plt.Kadis Pertanahan Aceh Singkil, T. Dedi Fatihurrahman, berharap, agar kegiatan sosialisasi tersebut kedepannya dapat lebih ditingkatkan lagi, dan untuk proses pembuatan sertifikat bagi masyarakat miskin setempat dapat kembali dianggarkan melalui APBA Aceh.

"Sehingga masyarakat miskin daerah setempat dapat memiliki alas hak tanah yang sah", harapnya.

Usai pembukaan acara, kegiatan yang diikuti ratusan peserta terdiri dari Para Kepala Kampung, Mukim setempat, diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pihak panitia serta nara sumber.(ESI)

TMMD

 

Related News