Bupati Trenggalek Ranperda RPJMD 2025-2029 Ada 3 Pilar Penting

Selasa, 10/06/2025 - 18:49
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat menyerahkan nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Trenggalek tahun anggaran 2025-2029 di DPRD Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat menyerahkan nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Trenggalek tahun anggaran 2025-2029 di DPRD Kabupaten Trenggalek.

Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin serahkan nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Trenggalek tahun anggaran 2025-2029 kepada DPRD, serta ada 3 pilar penting yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Selanjutnya 3 pilar penting tersebut dalam rancangan pembangunan jangka menengah ini diantaranya membangun kota atraktif, meningkatkan ekonomi masyarakat dan yang ketiga meningkatkan SDM masyarakat. 

Kemudian ada beberapa perubahan di sektor  pembangunan, salah satunya pemerataan infrastruktur yang selama ini menjalankan prosedur berapa km jalan yang dibangun akan dirubah, harapannya tidak terkumpul di daerah datar saja, melainkan juga bisa menyentuh kawasan pedesaan juga. 

"Poin pentingnya kita pembahasan RPJMD. 3 pilar yang mau kita capai, satu kita bangun kotanya atraktif. Terus kedua ekonomi masyarakatnya meningkat dan selanjutnya SDMnya kita baguskan," ungkapnya, Selasa (10/6/2025).

Menurutnya, lingkungannya juga di jaga agar kita lebih adaptif terhadap perubahan iklim, mengurangi resiko bencana. " Sehingga ada beberapa indikator yang kami usulkan, salah satunya ada indikator indeks pemerataan infrastruktur," sambungnya.

Jadi kalau selama ini kita menjalankan prosedur berapa panjang jalan yang sudah kita bangun. Padahal jalan yang kita bangun itu berkumpul hanya di daerah-daerah mungkin kawasan yang datar saja. Tetapi kawasan-kawasan rural belum terjangkau. 

Lebih lanjut, beberapa infrastruktur yang ramah bencana juga perlu kita adakan di beberapa tempat yang resikonya rawan. " Jadi indikator itu yang dimunculkan," tukasnya.

Dan yang paling penting lagi, karena ini berbarengan dengan pembahasan perubahan SOTK yang baru, pihaknya menyampaikan di DPRD," tujuan kita mau ke mana, SOTK ini ya kendaraan kita, jadi ya tolong di sesuaikan," imbuhnya.

"Saya hanya pingin struktur yang baru membuka ruang bagaimana pendapatan masyarakat meningkat dan pendapatan daerah juga meningkat," tegasnya.

Masih menurutnya, kuncinya ada di situ dulu, sehingga kita punya ruang fiskal untuk melakukan pembangunan. " Kalau tidak ada anggarannya apa yang mau dibangun, apa yang mau dibagi kerakyat, jelas tidak bisa," pungkasnya.

Pewarta : Mar'atus

Berita Terkait