Workshop bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Perempuan Dalam Bidang Hukum, Politik dan Ekonomi yang digelar LSM Tunas Lintas Perempuan' di Hotel Surabaya Suite, Minggu (26/6/2022).
Klikwarta.com, Surbaya - Guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Surabaya selama ini dianaktirikan oleh pemerintah kota. Hal ini terbukti selama ini jasa pelayanan (jaspel) atau honor para guru tersebut cukup kecil, jauh dari ukuran layak.
Atas dasar itulah, sejumlah guru PAUD di Kota Pahlawan menginginkan adanya perubahan. Munculnya sosok Hadi Dediansyah atau yang akrab disapa Cak Dedi menjadi alternatif untuk bisa mensejahterakan guru PAUD lewat kontestasi Wali Kota Surabaya di tahun 2024 mendatang.
"Selamat datang...Selamat datang Pak Wali Kota. Dukung Cak Dedi untuk menjadi Wali Kota Surabaya mendatang," teriak salah satu guru PAUD di Surabaya disela acara workshop bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Perempuan Dalam Bidang Hukum, Politik dan Ekonomi yang digelar LSM Tunas Lintas Perempuan' di Hotel Surabaya Suite, Minggu (26/6/2022).
Cak Dedi yang juga Anggota DPRD Jatim Dapil Surabaya ini menjadi narasumber bersama mantan kepala Bappeda Jatim dan Mantan Penjabat Bupati Malang, Ir Hadi Prasetyo. Dihadapan guru PAUD, Politisi Partai Gerindra ini berharap para guru di Surabaya bisa lebih sejahtera.
Ketua LSM Tunas Lintas Perempuan, yayuk Padmi Rahayu mengakui bahwa guru PAUD di Kota Surabaya masih jauh dari sejahtera. Ia menilai guru pendidikan dasar untuk anak-anak.
"Mereka bukan baby sister, bukan pembantu, tapi seolah-olah itu baby sister atau pembantu. Ketika anak-anak lulus ijazah juga tidak berlaku. Nah, ini menandakan penghargaan bunda PAUD sangat tidak ada di Surabaya," ungkapnya.
Yayuk mengaku selama ini gaji dari guru PAUD itu hanya Rp250 ribu, dan itu kalah dengan gaji seorang pembantu. "Jadi ini memang kurang layak buat guru PAUD," paparnya.
Yayuk menyebut wajar jika guru PAUD di Surabaya menginginkan perubahan dan mendukung Cak Dedi the next Wali Kota Surabaya. "Kita siap dan mendukung penuh Cak Dedi maju dan menjadi sebagai Wali Kota Surabaya," ujar Yayuk.
Menanggapi dorongan guru PAUD untuk maju sebagai calon Wali Kota Surabaya, Cak Dedi bersedia jika ada dukungan dari elemen masyarakat Surabaya. Pihaknya berkomitman untuk melakukan perbaikan.
"Keluhan guru PAUD ini menjadi bahan evalasi. Ke depan, kesejahteraan mereka harus lebih baik,” kata Cak Dedi.
Cak Dedi Arek Suroboyo asli ini menilai peran guru PAUD sangat urgen untuk anak-anak Surabaya. Mengingat mereka pembina untuk anak-anak usia emas Surabaya. Karena itu, kesejahteraannya harus diperhatikan," pungkasnya.
(Pewarta: Supra)








