Laga Grup D Liga 3 Jateng 2021 antara Persika Karanganyar melawan PSIW Wonosobo, di stadion Moch Soebroto Magelang
Klikwarta.com, Karanganyar - Laga kelima di Grup D Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) 2021 menghadapkan Persika Karanganyar melawan PSIW Wonosobo, di stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (11/11/2021) pukul 15.30 WIB.
Hasil laga sore hari itu berakhir imbang dengan kedudukan 2-2, setelah melewati rentetan pertarungan sengit dan sangat ketat antara kedua tim kesebelasan tersebut.
Lima laga yang telah dilakoni Persika di Grup D Liga 3 Jateng tahun ini, sekaligus membuktikan bahwa tim kesebelasan berjuluk Laskar Lawu itu mampu bangkit dari tidur panjangnya, setelah lebih dari 15 tahun tidak terlibat dalam kompetisi.
Pasalnya, meski berakhir imbang menghadapi PSIW Wonosobo, Persika Karanganyar dipastikan melenggang bebas ke babak 10 besar Liga 3 Jawa Tengah mewakili Grup D bersama Persak Kebumen.
Jalannya pertandingan. Dalam babak pertama, PSIW Wonosobo lebih dahulu mendapat peluang lewat tendangan bebas Eko Priyono, namun bola melambung melewati atas mistar gawang Persika.
Persaingan ketat dengan tempo permainan yang cepat, yang juga diwarnai dengan sejumlah pelanggaran, memaksa wasit harus tegas memberikan peringatan terhadap para pemain.
Di enam menit berjalannya laga, wasit Hendrika Volya Juliyawan, lebih dahulu mengganjar Cahyo Pandu Wicaksono pemain dari PSIW Wonosobo dengan kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Soni Kurniawan.
Terjadinya pelanggaran di menit ke-10, juga membuat wasit harus mengganjar kartu kuning untuk Fajar Setyoko pemain dari Persika, setelah dianggap menjatuhkan Sigit Setiyanto.
Peluang untuk mencetak gol lebih dulu kembali gagal dimanfaatkan PSIW pada menit ke-30, karena tendangan salah satu pemainnya dari luar kotak penalti membentur keras mistar kanan gawang Persika.
Tak juga berhasil menggoyahkan pertahanan Persika, dalam beberapa menit berselang PSIW harus mengandalkan kekuatan baru
dengan memasukkan Muhammad Zahra Sudrajat dan Latief Miftakhurohman untuk menggantikan Cahyo Pandu Wicaksono dan Yoga Dwi Candra.
Berbalik melakukan tekanan, Persika melakukan serangan balasan hingga membuka peluang bagi Wahyu Hidayat untuk melontarkan tendangan jarak jauh, namun belum juga berbuah hasil karena bola melesat mengarah ke atas mistar gawang lawan.
Hingga usai tambahan waktu 1 menit dan turun minum pertandingan, kedudukan antara kedua tim kesebelasan itu masih bertahan 0 - 0.
Sejak memasuki menit - menit awal babak kedua, duel kedua kubu antara pemain tim kesebelasan besutan Beny Andriyawan melawan pemain asuhan Hafizh Fajri Al Mubarok berlangsung dengan tensi permainan yang semakin tinggi.
Kali ini, Persika Karanganyar tampil memberikan serangan tanpa ampun untuk menggempur pertahanan PSIW.
Kegagalan Bagus Prakoso untuk mencetak gol di menit ke-40, terbalaskan oleh kapten kesebelasan Persika, Dimas Adik Triwibowo, lewat tendangan bebas ke pojok kanan gawang dan merubah kedudukan menjadi 1 - 0 pada menit ke-57, selepas Muhammad Zahra Sudrajat pemain dari PSIW diganjar dengan kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran di dekat area kotak penalti.
Berselang tiga menit, Persika menambah keunggulan 2 - 0, melalui tendangan bebas Fajar Setyoko dari sisi kanan yang tak terhalau dan membentur badan kapten kesebelasan PSIW Wonosobo, Efdal Prastiyo, hingga akhirnya terjadi gol bunuh diri.
Menyusul pada menit ke-63, ketegangan antar pemain sempat terjadi di sela tensi pertarungan yang makin memanas. Persika terpaksa harus bermain dengan 10 pemain setelah pada menit ke-70 Ferry Iksan Auliyak mendapat akumulasi kartu kuning, karena sempat memprotes keputusan wasit yang menganggapnya melakukan pelanggaran terhadap salah satu pemain PSIW hingga terjatuh.
Pergantian pemain juga dilakukan kedua tim kesebelasan untuk mencoba mendominasi pertandingan di sisa waktu yang ada.
Menginjak waktu pertandingan pada menit ke-74, wasit menghadiahkan kartu kuning atas pelanggaran yang kali ini dilakukan Eko Priyono pemain dari PSIW.
Kembali membangun serangan, PSIW akhirnya dapat mencetak gol balasan dan merubah skor menjadi 1-2 di menit ke-89 hasil dari tendangan penalti Jerimia Amando, setelah salah satu pemain Persika melakukan pelanggaran di dalam area kotak terlarang.
PSIW mampu menyamakan kedudukan menjadi 2 - 2 saat memasuki menit ke-92 dari tambahan waktu 5 menit yang diberikan. Gol diciptakan oleh Eko Priyono dari dalam area kotak penalti.
Ditemui usai peetandingan, Pelatih Kepala Persika Karanganyar, Beny Andriyawan mengatakan, dalam pertandingan krusial dengan tensi permainan yang sangat tinggi ini memang membuat para pemain dengan usia yang relatif muda sangat mudah terpancing emosi.
"Usia dari para pemain juga masih muda, sehingga beberapa kali sempat mudah terpancing emosi. Tetapi alhamdulillah hasil pertandingan ini kami syukuri, karena para pemain juga sudah tampil secara maksimal," ungkap Beny Kingkong, sapaan Pelatih Kepala Persika Karanganyar itu.
Dalam kesempatan yang sama, Manajer Persika Karanganyar, Prihanto, mengatakan bahwa meskipun pertandingan berakhir imbang, namun Persika Karanganyar masih unggul selisih gol atas Persibas Banyumas. Sehingga Persika lolos masuk 10 besar Liga 3 Jateng mewakili Grup D bersama Persak Kebumen.
Hasil kompetisi fase grup D Liga 3 Jateng 2021 yang dilakoni Persika ini, disampaikan Prihanto, juga sekaligus dipersembahkan sebagai kado istimewa untuk HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar.
“Alhamdulillah Persika Karanganyar dapat lolos masuk ke 10 besar Liga 3 Jateng dengan unggul selisih gol. Keberhasilan Persika ini menjadi kado untuk HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar. Dimana semua pemain Persika ini adalah putra asli Karanganyar,” ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSIW Wonosobo, Hafizh Fajri Al Mubarok, mengaku kurang puas dengan hasil pertandingan ini. Meski demikian, ia sangat mengapresiasi Persika Karanganyar atas keberhasilan yang telah dicapai.
"Dalam sepakbola memang ada faktor keberuntungan. Dan pada kenyataannya kami hari ini belum beruntung. Kami ucapkan selamat untuk Persika Karanganyar,” tandasnya.
Sebagai informasi, usai laga terakhir fase grup D Liga 3 Jateng 2021, Persak Kebumen menjadi pemimpin puncak klasemen dengan perolehan 11 poin. Persika Karanganyar menyusul di urutan kedua dengan meraih 9 poin. Kemudian Persibas Banyumas dengan 9 poin, PSIW Wonosobo dengan 6 poin, PPSM Sakti Magelang dengan 4 poin dan ISP Purworejo dengan 1 poin.
Dengan hasil perolehan poin tersebut, maka Persak Kebumen dan Persika Karanganyar menjadi wakil Grup D ke babak 10 besar Liga 3 Jateng.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








