Bupati Karanganyar bersama jajaran Forkopimda saat melakukan pemantauan Pos PAM Operasi Ketupat Candi 2026, di Exit Tol Kebakkramat, Selasa (17/3/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran 1447 H, Bupati Karanganyar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) Operasi Ketupat Candi 2026, Selasa (17/3/2026).
Langkah ini diambil guna menjamin kesiapan total personel dan infrastruktur penunjang di titik-titik strategis wilayah Karanganyar.
Rombongan bertolak dari Rumah Dinas Bupati menuju tiga titik krusial yang menjadi pintu masuk utama pemudik. Peninjauan diawali di Pos Terpadu Alun-Alun Karanganyar, berlanjut ke Pos Exit Tol Kebakkramat, dan berakhir di Pos Exit Tol Colomadu yang diprediksi menjadi titik kepadatan tertinggi.
Di setiap pos, Bupati meninjau langsung kesiapan petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, hingga tenaga kesehatan dan relawan.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengamanan tahun ini terletak pada soliditas antarinstansi.
"Pengamanan arus mudik dan balik bukan sekadar tugas rutin, melainkan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Koordinasi yang presisi antarinstansi adalah harga mati agar mobilitas warga tetap lancar dan terkendali," tegas Rober Christanto.
Selain memastikan kelengkapan sarana dan prasarana, Bupati juga menaruh perhatian khusus pada kondisi fisik para petugas di lapangan. Mengingat tren mobilitas yang diprediksi meningkat tajam, ia menginstruksikan agar rotasi tugas dilakukan secara efektif agar personel tetap dalam kondisi prima.
Sebagai bentuk apresiasi, rombongan Forkopimda turut memberikan dukungan moril dan motivasi kepada para petugas yang bersiaga 24 jam. Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap, melalui kesiapan yang matang ini, angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin dan kenyamanan pemudik yang melintasi Bumi Intanpari dapat terjaga sepenuhnya.
Operasi Ketupat Candi 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi instrumen pengamanan lalu lintas, tetapi juga pusat layanan informasi dan kesehatan yang responsif bagi masyarakat selama perayaan Idulfitri.
Pewarta : Kacuk Legowo








